Kuliah Praktisi USM, Hendi Berikan Tips Hadapi Dinamika Persaingan Bisnis

  • 18 Apr 2026 11:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Mantan Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan ek Wali Kota Semarang, Dr. Hendrar Prihadi, M.M memberikan tips menghadapi dinamika persaingan bisnis yang semakin kompleks. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam perkuliahan Mata Kuliah Analisa Lingkungan Bisnis, di kampus USM pada 16 April 2026.

Dalam perkuliahan tersebut, Hendrar Prihadi menyampaikan materi mengenai Analisis SWOT dalam Perumusan Strategi Bisnis serta pengenalan konsep Strategi Samudra Merah (Red Ocean Strategy) dan Strategi Samudra Biru (Blue Ocean Strategy). Menurutnya strategi Samudra Merah berfokus pada persaingan dalam pasar yang telah ada dengan kompetitor yang sudah mapan.

Sedangkan strategi Samudra Biru menekankan pada penciptaan pasar baru melalui inovasi nilai sehingga persaingan menjadi tidak relevan. ''Pendekatan ini penting untuk membantu organisasi dalam menentukan posisi strategis dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan,'' katanya.

Dia menambahkan, dalam tahap awal perumusan strategi bisnis, organisasi perlu melakukan identifikasi model bisnis menggunakan Business Model Canvas. Hal itu meliputi identifikasi mitra, aktivitas utama, sumber daya, nilai bisnis, segmen pelanggan, hubungan pelanggan, struktur biaya, dan sumber pendapatan.

''Setelah itu, analisis SWOT digunakan sebagai alat strategis untuk mengevaluasi kondisi internal dan eksternal organisasi. Hal itu terdiri atas kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat),'' ujarnya.

Dalam pemaparannya, Hendi memberikan contoh implementasi analisis SWOT pada perusahaan rintisan seperti Gojek yang mampu menciptakan keunggulan bersaing. Selain itu, contoh empiris dari kebijakan pembangunan Kota Semarang yang berfokus pada pengembangan sektor pariwisata sebagai strategi Samudra Biru.

''Implementasi analisis SWOT memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman posisi bisnis, merumuskan strategi pengembangan usaha, serta meningkatkan keberlanjutan bisnis dalam menghadapi perubahan lingkungan yang dinamis,'' ungkapnya.

Direktur Pascasarjana USM, Dr Muhammad junaidi MH mengatakan, perkuliahan berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa Magister Manajemen USM. Kehadiran praktisi berpengalaman diharapkan dapat memberikan wawasan praktis dan memperkaya pemahaman mahasiswa dalam menganalisis lingkungan bisnis.

''Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Magister Manajemen USM dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik (practice-based learning). Dengan menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman langsung dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat nasional maupun daerah,'' tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....