USM Perluas Akses Pendidikan Lewat RPL, Kuliah Online hingga Beragam Beasiswa
- 06 Sep 2026 09:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Universitas Semarang (USM) terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui beragam pilihan program perkuliahan, termasuk Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), perkuliahan berbasis LMS, serta berbagai program beasiswa. Hal itu disampaikan Perwakilan Satuan Penerimaan Mahasiswa Baru USM, Sentot Banjuaji, S.TP saat acara RRI Fest 2026 Semarang pada Minggu 6 September 2026.
Sentot menyebut, USM memiliki sejumlah program studi jenjang sarjana, di antaranya S1 Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Teknik Sipil dan Teknik Elektro. Kemudian ada Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknologi Hasil Pertanian, Psikologi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan Pariwisata.
Selain program sarjana, USM juga membuka program magister, yakni Magister Manajemen, Magister Hukum, Magister Psikologi, dan Magister Teknik Sipil. Sementara untuk jenjang doktoral, USM kini memiliki Program Doktor Ilmu Manajemen.
Untuk masyarakat yang sudah bekerja, lanjut dia, USM menyediakan pilihan kuliah kelas sore serta program RPL. Melalui program tersebut, pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah diperoleh sebelumnya dapat direkognisi menjadi bagian dari capaian akademik.
“Kalau sudah bekerja dengan pengalaman kerja minimal dua tahun, portofolio dari pengalaman kerja dapat direkognisi menjadi mata kuliah. Sehingga tidak harus kuliah selama empat tahun,” jelasnya.
USM juga mengembangkan program RPL berbasis LMS yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara daring. Skema ini ditujukan untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa yang bekerja atau sedang berada di luar kota.
Selain fleksibilitas perkuliahan, USM juga memberikan perhatian pada aspek pembiayaan pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Salah satunya KIP Kuliah bagi calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan, termasuk kelompok masyarakat kurang mampu.
USM juga menyediakan beasiswa berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik, seperti prestasi olahraga, seni, dan budaya. Selain itu, tersedia beasiswa bagi penghafal Alquran mulai dari 10 hingga 30 juz.
“Kurang lebih kami mempunyai anggaran sekitar Rp2 miliar khusus untuk membiayai beasiswa,” ungkapnya.
Program beasiswa lainnya adalah USM Charity yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya warga Kota Semarang. Dengan berbagai program tersebut, USM menegaskan komitmennya untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan tinggi sekaligus mendukung tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan mengenai sejarah keterkaitan USM dengan Universitas Diponegoro (Undip). Universitas Semarang yang berdiri pada 1957 kemudian berubah nama menjadi Universitas Diponegoro dan beralih status menjadi perguruan tinggi negeri.
Sementara nama Universitas Semarang kemudian diabadikan oleh sejumlah alumni Undip untuk menjadi nama perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Alumni Universitas Diponegoro.
“USM berkomitmen untuk dapat memberikan pendidikan yang terbaik karena tujuan dari USM adalah mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....