Mahasiswa Teknik Kimia Undip, Buktikan Akademik dan Hafalan 20 Juz Bisa Sejalan
- 02 Apr 2026 12:57 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Abdurrahman Fawwaz membuktikan kesibukan sebagai mahasiswa teknik tidak menghalangi langkahnya menjadi seorang penghafal Al-Qur’an. Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia angkatan 2022 Universitas Diponegoro (Undip) ini sukses mengukir prestasi gemilang yang memadukan kecerdasan akademik dan spiritualitas.
Sejak awal menginjakkan kaki di kampus melalui jalur SNMPTN, Fawwaz datang dengan tekad yang tidak main-main. Ia ingin menapaki dunia kampus dengan visi yang seimbang, yakni berkembang secara intelektual di ruang kelas sekaligus memperkuat karakter melalui kontribusi nyata di luar kurikulum formal.
Saat ini, Fawwaz sedang berada di fase krusial masa studinya dengan fokus menyelesaikan skripsi. Meski beban tugas akhir cukup berat, ia tetap mendedikasikan waktunya sebagai asisten laboratorium di lingkungan Teknik Kimia, sebuah peran yang ia anggap sebagai ruang aktualisasi diri.
Keterlibatannya dalam berbagai riset dan kompetisi sains juga turut membentuk pola pikirnya. Ia mengaku, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, hingga kerja sama tim yang ia miliki saat ini adalah buah dari keaktifannya mengikuti berbagai ajang inovasi mahasiswa di tingkat nasional.
Namun, konsistensinya di bidang Al-Qur’an adalah yang paling menonjol. Fawwaz seringkali mewakili kampus dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) mahasiswa, khususnya pada cabang hifdzil Qur’an, yang membutuhkan daya ingat dan ketenangan yang luar biasa.
Puncaknya, Fawwaz berhasil meraih Juara 2 pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2025. Dalam kompetisi yang digelar oleh Kemendiktisaintek di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin tersebut, ia tampil memukau di cabang Hifdzil Qur’an 20 Juz.
“Capaian ini membawa rasa syukur, bangga, sekaligus haru. Apalagi sebelumnya saya pernah mengikuti MTQMN pada tahun 2023 namun belum memperoleh hasil maksimal. Dari situ saya belajar untuk terus memperbaiki diri,” ungkapnya dalam rilis Kamis 2 Maret 2026.
Bagi Fawwaz, semangat “UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat” memiliki makna mendalam. Ia meyakini bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pandangannya, peran mahasiswa sangat strategis dalam mendukung visi UNDIP menuju World Class University. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui karya ilmiah, inovasi, serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan mahasiswa dalam berbagai kompetisi dan publikasi ilmiah secara tidak langsung turut meningkatkan reputasi global UNDIP.
“Kesempatan selalu ada bagi siapa saja yang mau mencoba. Jangan takut gagal, karena dari proses itulah kita belajar dan tumbuh. Mari manfaatkan setiap peluang untuk berkontribusi dan membawa nama baik UNDIP serta Indonesia di tingkat global,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....