Prof Budi Berpulang, Soegijapranata Catholic University Berduka
- 08 Feb 2026 15:46 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Soegijapranata Catholic University (SCU) berduka atas berpulangnya Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, M.Sc pada Sabtu, 7 Februari 2026 jam 18.30 WIB di RS Permata Medika Ngaliyan, Semarang. Prof. Budi sapaan akrab almarhum menjalani perutusan hidupnya sebagai pendidik dan pelayan pendidikan tinggi selama lebih dari 30 tahun.
Rektor SCU, Robertus Setiawan Aji mengatakan Prof Budi bergabung dengan SCU pada 1993. Beliau hadir untuk menjalani perutusan dengan penuh dedikasi dan kesetiaan.
"Dalam menjalani perutusannya di SCU, Prof. Budi dipercaya mengemban berbagai amanah kepemimpinan. Beliau pernah menjalani tugas sebagai Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) (1995–2000) dan Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama (2000–2005)," katanya.
| Baca juga: Mahasiswa SCU Juarai 2 Kompetisi Padel |
Pada tahun 2002, lanjut dia, Budi dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ekologi dan Keamanan Pangan FTP SCU. Puncaknya, ketika beliau dipercaya memimpin SCU sebagai Rektor selama dua periode (2009–2017).
"Budi memberikan perhatian pada penguatan mutu akademik, pengembangan jejaring kerja sama, serta peneguhan tata kelola universitas. Hingga akhir masa hidupnya, Budi tetap setia berkarya sebagai dosen dan Direktur Eksekutif Yayasan Sandjojo periode 2022–2026," terangnya.
Aji menuturkan, Budi dikenal sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan merangkul siapa pun tanpa sekat. Kehadirannya meninggalkan jejak yang mendalam bagi SCU.
"Bukan hanya melalui kebijakan dan karya, tetapi juga melalui keteladanan sikap, dialog yang membangun. Kemudian semangat pelayanan dalam pendidikan khususnya dalam bidang teknologi pangan," tuturnya.
Perjalanan akademik Prof Budi dimulai menempuh pendidikan sarjana di Universitas Diponegoro, Semarang, pada bidang peternakan. Setelah sempat berkarya di perusahaan multinasional di bidang peternakan dan pengelolaan pangan, Budi melanjutkan studi magister dan doktoral di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda.
"Perjalanan akademik tersebut mengantarkannya menjadi salah satu pakar nasional di bidang ekologi, keamanan pangan, dan toksikologi lingkungan," terang Aji.
Di luar kampus, Prof. Budi aktif diberbagai organisasi dan lembaga nonpemerintah di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Kiprah tersebut mencerminkan komitmennya pada pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh keluarga besar SCU. Namun nilai-nilai, keteladanan, dan karya yang beliau wariskan akan senantiasa hidup, menyertai langkah SCU dalam melanjutkan perutusan," tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....