Pemkab Rembang Apresiasi Santunan 1.000 Anak Yatim

  • 26 Feb 2026 11:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID.Rembang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengapresiasi kepedulian dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan sosial melalui kegiatan santunan bagi anak yatim di Kabupaten Rembang. Sebanyak 1.000 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Museum Kartini, Rabu 26 Februari 2026

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Santunan 10 Ribu Anak Yatim yang digagas PT Sukun Wartono Indonesia dan telah dilaksanakan secara rutin sejak 2018. Langkah ini dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pada tahun 2026, program sosial ini digelar secara bergilir di 10 daerah di Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan dimulai dari Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Grobogan, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan dijadwalkan akan berakhir di Kabupaten Kudus.

Di Kabupaten Rembang, santunan diserahkan secara simbolis dalam kegiatan buka bersama dengan menghadirkan 500 anak. Rinciannya, 300 anak merupakan binaan NU Care LAZISNU dan 200 anak binaan LAZISMU sebagai mitra penyaluran bantuan di tingkat lokal.

Program ini secara khusus menyasar anak yatim atau yatim piatu non-panti serta keluarga duafa. Apabila kuota belum terpenuhi, pihak penyelenggara memastikan bantuan juga dapat diberikan kepada anak-anak penyandang disabilitas maupun keluarga kurang mampu lainnya.

Bupati Rembang, Harno, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Sukun dalam menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut secara berkelanjutan. Menurutnya, santunan ini memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak yatim di wilayahnya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Rembang, kami mengucapkan terima kasih. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Tetap semangat belajar dan berdoa, jangan patah semangat,” ujar Bupati Harno saat memberikan sambutan.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Rembang terus berupaya memperkuat jaring pengaman dan perlindungan sosial serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Salah satu program strategis yang tengah dipersiapkan adalah peluncuran sekolah rakyat.

“Sekolah rakyat ini gratis, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA dengan sistem asrama. Lokasinya di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang. Ini komitmen pemerintah agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak,” jelasnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....