Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian Akbar PDM Kabupaten Pekalongan

  • 03 Apr 2026 16:02 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Ribuan Jemaah Hadiri Pengajian Akbar PDM Kabupaten Pekalongan
  • Pemkab Pekalongan apresiasi sinergitas Muhammdiyah

RRI.CO.ID, Pekalongan – Ribuan warga, simpatisan, dan kader organisasi otonom Muhammadiyah memadati halaman Masjid Raya Al Khuzaemah Kajen dalam kegiatan Silaturahmi dan Pengajian Akbar yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Jumat 3 April 2026. Pengajian Akbar ini menghadirkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Abdul Mu’ti sebagai pemateri utama.

Kehadiran tokoh nasional itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, KH. Mulyono menyampaikan apresiasi atas kehadiran Abdul Mu’ti yang dinilai menjadi penyemangat bagi warga Muhammadiyah di daerah.

Ia menegaskan pentingnya etos kerja terintegrasi dalam memajukan organisasi dan daerah. “Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja cermat harus menjadi landasan, kehadiran beliau membuat kebahagiaan warga Muhammadiyah Pekalongan menjadi sempurna,” ujar Mulyono dalam sambutannya.

Ia menambahkan, momentum tersebut menjadi pendorong bagi PDM untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan umat. Hal ini guna mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya serta Pekalongan yang maju, adil, dan bermartabat.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan. Kontribusi Muhammadiyah sangat besar, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Separuh persoalan di Kabupaten Pekalongan terbantu oleh warga Muhammadiyah. Maka pemerintah wajib bekerja sama dan dekat dengan Muhammadiyah,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta mengembalikan kepercayaan masyarakat pasca kasus hukum yang menimpa bupati sebelumnya. Dalam bidang pembangunan, Sukirman mengungkapkan bahwa Pemkab Pekalongan akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan. Anggaran pembangunan gedung DPRD yang sebelumnya direncanakan dibangun ulang dialihkan untuk perbaikan jalan raya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjaga tradisi keislaman khas Indonesia, seperti halal bihalal dan ungkapan “mohon maaf lahir dan batin” yang menjadi kekhasan bangsa. Ramadan menjadi momentum pembersihan spiritual, namun hubungan antar manusia harus disempurnakan dengan saling memaafkan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani sifat orang bertaqwa, yakni gemar berinfak, mampu menahan amarah, dan mudah memaafkan. Abdul Mu’ti mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat merusak hubungan sosial.

“Jangan biarkan media sosial merusak hubungan sosial. Mari saling memuliakan dan menyebarkan kebaikan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....