Masyarakat Desa Gedong Sambut Baik TMMD

  • 10 Feb 2026 17:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Partisipasi masyarakat pada TMMD di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kendal cukup tinggi. Masyarakat desa setempat berbaur dengan anggota Kodim Kendal dalam berbagai kegiatan TMMD. 

Kegiatan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal dilaksanakan selama 30 hari, mulai tanggal 10 Februari sampai 11 Maret 2026. Adapun temanya adalah “TMMD, Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Kepala Desa Gedong, Suwarno mengatakan, pada kegiatan TMMD ini partisipasi warga cukup tinggi, baik berupa materi maupun tenaga. Selain bantuan swadaya masyarakat setempat, warga juga bergotong-royong dalam kegiatan TMMD. 

"Bantuan swadaya masyarakat sebesar Rp 50 juta, sedangkan untuk bantuan tenaga, sudah dijadwal secara bergilir dari tiap-tiap RT bersama ormas KOKAM, Banser, Pemuda Pancasila dan lainnya," katanya. 

Menurut dia, kegiatan fisik TMMD kali yakni pembangunan jalan rabat beton atau pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter, lebar 3 meter dan tinggi 12 sentimeter. Kemudian, rehab Musala Al-Hidayah, rehab Poskamling dan pengembangan jaringan air bersih sebanyak 3 titik dusun, yakni Kreyo, Gedong, dan Kandang. 

Selain itu ada program jambanisasi sebanyak 5 unit, perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit. Rehab jembatan di Dusun Tempuran dan kegiatan padat karya pembersihan saluran irigasi di wilayah Desa Gedong yang melibatkan warga selama 15 hari. 

Adapun kegiatan non fisik, yakni layanan administrasi kependudukan sebanyak 5 kali kegiatan, pemeriksaan kesehatan gratis dan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) sebanyak 5 kali kunjungan. Penanaman pohon sebanyak 170 batang, dan Perpustakaan Keliling sebanyak 2 kali. 

Kegiatan lainnya adalah Genre Goes to school di SMAN 1 Patean dan SMK 6 Kendal, penyuluhan dan pemberian nutrisi bagi anak stunting sebanyak 50 paket. Ada juga pemberian bantuan sosial 50 paket dan kursi roda. 

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, program TMMD merupakan sinergitas dan keseriusan semua pihak dalam melakukan upaya pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kendal. TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wujud cinta dan sinergi antara rakyat dan TNI. 

"Di sinilah nilai gotong-royong itu tumbuh dan berkembang, di tengah sawah, kebun yang ditanam bersama, di jalan desa yang dibangun bergandengan dan di senyum anak cucu kita yang kelak menikmati hasil kerja hari ini," ujarnya. (FR) 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....