Kendala Lahan, 122 Desa di Kendal Belum Siap Bangun KDMP

  • 03 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Sebanyak 122 desa di Kabupaten Kendal belum siap membangun gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), karena kendala lahan. Sedangkan 30 KDMP sudah siap beroperasi pada bulan Juli ini.

Dandim 0715/Kendal, Letkol Infantri Ade Sohali mengatakan, desa-desa yang belum siap membangun KDMP, karena lahan yang ada masih status lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), lahan sawah dilindungi (LSD) dan lahan baku sawah (LBS). Kendala lainnya, karena lahan yang dipersiapkan masih ada bangunan.

"Kami terus berkomunikasi dengan Pemkab Kendal untuk penyelesaian lahan," ujarnya. Dandim Kendal mengatakan, targetnya pada akhir Juli ini sudah membangun 163 KDMP. Saat ini yang terbangun seratus persen ada 93 KDMP dan beberapa masih proses pembangunan.

"Bulan Juli ini ada 30 KDMP yang akan beroperasi," katanya. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Pemkab Kendal sudah berkonsultasi dengan Kementrian ATR BPN untuk penyelesaian lahan KDMP. Pemkab Kendal juga sudah berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng untuk membantu penyelesaian permasalahan lahan KDMP.

"Untuk lahan LP2B di Kendal masih belum memenuhi, karena minimal 87 persen, tapi setelah perhitungan kembali ternyata masih 86 persen, jadi masih kurang 1 persen. Namun masih mempunyai cadangan lahan, sehingga harapannya bisa dibantu oleh Kementrian ATR BPN," jelasnya.

Bupati Kendal juga sudah meminta kepada desa-desa yang belum mendapatkan lahan KDMP, agar menyisir kembali lahan-lahan desa yang dimungkinkan bisa digunakan untuk lahan KDMP. Kepala desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat untuk bermusyawarah mencari solusi. "Desa yang tidak memiliki lahan, namun ada wilayah Perhutani atau PTPN, harapannya bisa digunakan," harapnya. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....