Wabup Rembang: Program Beasiswa Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah
- 26 Jan 2026 09:40 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang – Program Beasiswa S1 bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu menjadi investasi strategis untuk menjaga keberlanjutan pendidikan yang mendukung pembangunan sumber daya manusia. Hal itu disampaikan Wakil Bupati(Wabup) Rembang, Hanies Cholil Barro’, usai melantik pengurus baru Forum Anak Beasiswa(FABs) Rembang di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Rembang, Minggu, 25 Januari 2026.
Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Hanies menegaskan, program beasiswa tidak sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah. Program tersebut dinilai sebagai sekaligus memastikan tidak ada warga yang terhambat melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Penerima beasiswa ini bukan objek, apalagi objek politik. Mereka adalah aset jangka panjang Kabupaten Rembang yang memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menyosialisasikan program ini kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program beasiswa akan terus dikembangkan seiring visi dan misi kepemimpinan Bupati Rembang, Harno, dan Wakil Bupati Hanies. Khususnya, melalui program unggulan Satu Desa Satu Sarjana.
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda besar pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi peradaban daerah. Keberadaan sarjana asli desa diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan di wilayahnya masing-masing.
“Pembangunan desa akan lebih mudah terwujud jika digerakkan oleh sarjana-sarjana dari desa itu sendiri. Mereka harus menjadi teladan bahwa pendidikan adalah jalan menuju kemajuan,” katanya.
Saat ini, Pemkab Rembang tengah mematangkan konsep dan skema pelaksanaan Program Satu Desa Satu Sarjana. Program ini diharapkan dapat direalisasikan secara tepat sasaran selama masa kepemimpinan Harno–Hanies.
Sementara itu, Ketua FABs Rembang yang baru dilantik, Dzaki Ahmad Thufail, menyatakan kesiapan FABs untuk mendukung keberlanjutan program beasiswa melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif. “FABs akan terus berkontribusi melalui seminar nasional, pengabdian masyarakat, penanaman mangrove, hingga kepedulian terhadap isu stunting,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....