Pemerintah Tangani Abrasi Pantai Sarang Tahun 2026

  • 25 Jan 2026 11:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Pemerintah memastikan penanganan abrasi di kawasan pantai belakang Puskesmas Sarang 2, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, akan dilaksanakan tahun 2026. Program tersebut akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai bagian dari upaya perlindungan wilayah pesisir dan fasilitas umum.

Kepastian tersebut disampaikan Anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani, saat menghadiri peresmian Longstorage Kalipang di Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jumat (23/1/2026). Ia menilai kondisi abrasi di lokasi tersebut cukup mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan segera.

Menurut Harmusa, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan proyek penanganan abrasi, terutama di tengah kondisi cuaca dan musim penghujan saat ini.

“Saya minta kepada Kepala BBWS agar dapat mengamankan program tersebut. Kalau pekerjaan jalan mungkin masih relatif aman di musim penghujan, tetapi terkait air, faktor keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, membenarkan bahwa penanganan abrasi di belakang Puskesmas Sarang 2 telah masuk dalam program tahun 2026 dan anggarannya sudah dialokasikan.

“Iya, abrasi di belakang Puskesmas Sarang bisa ditangani tahun ini. Anggarannya sudah tersedia dan kami berharap manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Sudarto menjelaskan, panjang penanganan abrasi akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Pada tahap awal, penanganan ditargetkan sepanjang 100 hingga 200 meter.

“Jika abrasi tidak segera ditangani, sarana dan prasarana umum di sekitar pantai berpotensi terdampak atau tergerus. Karena itu diperlukan pembangunan penahan pantai. Untuk tahap awal kita targetkan 100 sampai 200 meter, namun jika memungkinkan anggarannya dapat ditambah karena penanganannya bersifat bertahap,” jelasnya.

Adapun metode penanganan abrasi direncanakan menggunakan material batu berukuran besar, seperti boulder atau beton, guna memperkuat garis pantai dan mengurangi dampak gelombang laut. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....