Tiba di Tanah Air dengan Selamat, 91 Jemaah Haji Pekalongan Disambut Pemkab
- 08 Jun 2026 13:41 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Jamaah Haji Kloter 11 Pekalongan Pulang Sehat, Pemkab Berharap Kemabruran Terjaga
- Kepulangan Jamaah Haji Asal Kabupaten Pekalongan 2026
RRI.CO.ID, Pekalongan – Sebanyak 91 jemaah haji asal Kabupaten Pekalongan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (kloter) 11 tiba kembali di tanah air dalam kondisi sehat dan selamat. Kepulangan para jemaah disambut Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Senin 8 Juni 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh mengungkapkan rasa syukurnya. Seluruh jemaah kloter 11 berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan kembali ke daerah asal tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, Kloter 11 yang terdiri dari 91 jemaah telah kembali dalam keadaan sehat, selamat, dan aman. Ini menjadi kebahagiaan bagi keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Menurutnya, penyambutan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam memfasilitasi penyelenggaraan ibadah haji. Mulai dari proses pemberangkatan, hingga pemulangan jemaah ke daerah.
Dengan tibanya kloter 11, kata dia, tahapan fasilitasi untuk kelompok tersebut telah selesai dilaksanakan. Namun, Pemkab Pekalongan masih menunggu kepulangan jemaah dari kloter berikutnya, yakni kloter 12, 13, dan 14.
Siti berharap seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun, wajib, dan sunah haji dapat meraih predikat haji mabrur dan hajah mabruroh. Ia menekankan, kemabruran haji tidak berhenti saat kembali ke kampung halaman, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, para jemaah terus meningkatkan kualitas ibadah, menjaga akhlak, dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Nilai-nilai itulah yang menjadi wujud nyata kemabruran haji,” katanya.
Sementara itu, salah seorang jemaah, Ahmad Subkhi, mengaku bersyukur dapat menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji berkat pertolongan Allah Swt. Ia menilai perjalanan haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga ujian kesabaran dan keteguhan hati.
“Alhamdulillah, kami dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, baik rukun, wajib, maupun sunah-sunahnya. Semua berjalan dengan baik atas izin Allah Swt,” tuturnya.
Ahmad mengungkapkan, berbagai tahapan ibadah di Tanah Suci menuntut kesiapan fisik dan mental yang kuat. Mulai dari pelaksanaan wukuf di Arafah, perjalanan menuju Mina, hingga berjalan kaki ke Jamarat untuk melaksanakan lempar jumrah menjadi pengalaman yang menguji kesabaran para jemaah.
“Semua membutuhkan perjuangan. Jemaah harus memiliki fisik yang kuat, kesabaran yang tinggi, dan kesiapan mental untuk menjalani setiap rangkaian ibadah,” ujarnya.
Tak hanya saat menjalankan ibadah utama, Ahmad mengatakan tantangan juga hadir dalam aktivitas sehari-hari, termasuk ketika harus mengantre menggunakan fasilitas umum di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara.
“Bahkan untuk ke kamar mandi pun terkadang membutuhkan kesabaran. Dari situ kami belajar menghadapi berbagai ujian dengan ikhlas dan tetap menjaga semangat beribadah,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....