Jemaah Haji Jateng Soroti Pentingnya Penambahan Tenaga Kesehatan di Tanah Suci
- 17 Jun 2026 11:17 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Jemaah haji asal Jawa Tengah berharap pemerintah menambah jumlah tenaga kesehatan yang mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Keberadaan petugas kesehatan dinilai sangat penting, terutama dalam memberikan pelayanan kepada jemaah lanjut usia yang rentan mengalami gangguan kesehatan.
Lutfiana Sary, salah seorang jemaah haji asal Jawa Tengah, mengatakan secara umum penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan baik. Menurutnya, pelayanan mulai dari keberangkatan, akomodasi, konsumsi, transportasi hingga kepulangan sudah hampir memuaskan.
Meski demikian, ia menilai jumlah tenaga kesehatan yang bertugas masih belum sebanding dengan jumlah jemaah yang harus dilayani. Dalam satu kelompok terbang (kloter), petugas kesehatan harus menangani ratusan jemaah dengan berbagai kondisi kesehatan.
"Dalam satu kloter yang berisi hampir 360 jemaah, hanya ada satu dokter dan dua petugas kesehatan lainnya. Menurut saya itu kurang memadai," kata Lutfi saat diwawancarai RRI, Rabu, 17 Juni 2026.
Lutfi mengaku memahami beratnya tugas yang dijalankan petugas kesehatan selama berada di Tanah Suci. Selain harus siaga hampir sepanjang waktu, mereka juga dituntut memberikan pelayanan kepada banyak jemaah secara bersamaan.
"Kami melihat petugas kesehatan tentu kelelahan karena harus melayani banyak jemaah. Akibatnya pelayanan terkadang tidak bisa maksimal karena keterbatasan personel," katanya.
Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan menjadi aspek yang sangat vital dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kondisi cuaca yang ekstrem serta padatnya aktivitas ibadah membuat jemaah, khususnya kelompok lanjut usia, membutuhkan perhatian medis yang memadai.
Oleh karena itu, Lutfi berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi dan menambah jumlah tenaga kesehatan pada musim haji mendatang. "Semoga ke depan pemerintah lebih fokus memaksimalkan tenaga kesehatan karena keberadaan mereka sangat dibutuhkan jemaah," katanya.
Meski memberikan catatan terkait layanan kesehatan, Lutfi tetap mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji tahun ini yang dinilai berjalan lancar. Ia berharap evaluasi terhadap kebutuhan tenaga kesehatan dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....