Nekat Kabur, Buron Curanmor di Genuk Lompat dari Lantai Dua Saat Ditangkap Polisi

  • 11 Agt 2026 13:26 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Upaya melarikan diri dilakukan DA, seorang buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), saat hendak ditangkap Unit Reskrim Polsek Genuk, Polrestabes Semarang. DA nekat melompat dari lantai dua rumah kos dengan ketinggian sekitar lima meter untuk menghindari kejaran polisi.

Aksi tersebut terjadi saat polisi melakukan penggerebekan terhadap DA di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu 8 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Meski sempat melarikan diri dan terjun dari lantai dua, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

Kapolsek Genuk Polrestabes Semarang Kompol Rismanto di Mapolsek Genuk, Selasa 11 Agustus 2026, mengatakan, DA merupakan buronan yang telah diburu selama sekitar lima bulan. Ia menjadi salah satu pelaku dalam jaringan curanmor yang sebelumnya telah menyeret tiga pelaku lain dan diamankan polisi pada 31 Maret 2026.

"DA ini merupakan DPO yang sudah lima bulan kita kejar. Bersama pelaku lainnya, dia melakukan serangkaian tindak pidana curanmor di empat TKP," kata Rismanto.

Dari empat lokasi kejadian, tiga berada di wilayah Kecamatan Genuk, Semarang, sedangkan satu TKP berada di wilayah Mranggen, Kabupaten Demak. Dalam jaringan tersebut, DA berperan sebagai eksekutor atau pemetik, yakni pelaku yang mengambil langsung kendaraan milik korban.

Menurut Rismanto, aksi pencurian masih menggunakan modus lama. Pelaku menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci kendaraan sebelum membawa kabur sepeda motor.

Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Kendaraan tersebut belum sempat dijual kepada penadah karena rangkaian aksi dilakukan sejak pagi menjelang subuh hingga siang hari, sementara DA berhasil ditangkap pada sore harinya. "Jadi kendaraan belum sempat dijual ke penadah," ujarnya.

Saat proses penangkapan, kaki DA sempat terkilir setelah nekat melompat dari lantai dua ke lantai satu dengan ketinggian sekitar lima meter. Dalam upaya mengamankan pelaku, seorang anggota polisi juga sempat mengalami luka.

Polisi kini masih mendalami kemungkinan keterlibatan DA dan kelompok tersebut dalam aksi curanmor di lokasi lainnya. Empat pelaku yang terkait dengan rangkaian perkara tersebut telah berhasil diamankan, sementara penyidik masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan TKP tambahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....