Polisi Selidiki Dugaan Perampokan di Counter HP Ambarawa

  • 07 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kabupaten Semarang - Satreskrim Polres Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Persitiwa itu terjadi di Counter HP Royal Phone, Ambarawa, Kabupaten Semarang pada Kamis 6 Agustus 2026.

Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti mengatakan pihaknya menerima laporan setelah salah seorang karyawan counter menemukan kondisi tempat usaha tersebut dalam keadaan berantakan. Kondisi itu diduga telah menjadi sasaran aksi kejahatan.

"Peristiwa bermula ketika dua karyawan counter M. Danu (21) dan M. Fahmi (19) pulang dari Salatiga sekitar pukul 02.30 WIB dan bermaksud kembali ke counter. Saat itu mereka sempat mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari dalam sehingga keduanya memutuskan pulang ke rumah masing-masing," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, sekitar pukul 14.00 WIB, Saksi M. Danu kembali ke lokasi untuk bekerja. Karena pintu masuk masih tertutup dan menimbulkan kecurigaan, ia mengintip ke dalam melalui celah pintu dan melihat kondisi ruangan sudah berantakan.

Saksi kemudian mendobrak pintu belakang untuk memastikan situasi di dalam sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ambarawa. Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Candra Waskito (25), warga Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya bersama Satreskrim Polres Semarang dan Tim Inafis segera mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah TKP, mengamankan area kejadian dengan pemasangan garis polisi.

Hingga saat ini penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap pelaku serta memastikan kronologi secara utuh berdasarkan hasil olah TKP, keterangan para saksi, dan barang bukti yang ditemukan di lokasi. “Nilai kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan inventarisasi oleh pihak korban bersama penyidik,” katanya.

Kapolres menyampaikan saat ini Polres Semarang juga masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta penyelidikan lebih lanjut. Hal itu guna mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Semarang, Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....