Dosen UPGRIS Dorong Generasi Muda Kritis dan Berani Lawan Korupsi

  • 17 Agt 2026 06:22 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Dosen Hukum Tata Negara FH Universitas PGRI Semarang(UPGRIS, Kharis Syahrial Alif Mamonto mengajak generasi muda kritis dan solutif sebagai upaya melawan korupsi. Ajakan itu disampaikannya dalam siaran Pro 2 RRI Semarang, Kamis, 13 Agustus 2026, menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

Kharis menilai dampak korupsi tidak hanya dirasakan saat ini. Generasi mendatang juga akan menanggung akibatnya melalui pembangunan yang terhambat.

Menurutnya, penyediaan sarana olahraga dan fasilitas publik dapat terganggu akibat praktik korupsi. Kondisi tersebut menghambat bonus demografi Indonesia beberapa tahun mendatang.

"Generasi muda sekarang itu harus kritis tapi yang solutif," ujar Kharis. Ia meminta anak muda tidak berhenti pada kritik tanpa solusi.

Kharis juga mengajak generasi muda berani memanfaatkan mekanisme pelaporan resmi. Namun, pelaporan harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berdasarkan fakta.

Ia menegaskan karakter antikorupsi harus dibangun sejak usia muda melalui kebiasaan positif. Pembentukan karakter tersebut dimulai dari tanggung jawab terhadap diri sendiri.

Menurut Kharis, prinsip "I'm done" dapat melatih sikap merasa cukup. Sikap tersebut membantu seseorang menghindari keinginan menyalahgunakan kewenangan.

Ia menambahkan integritas dapat dibentuk melalui proses panjang dan lingkungan yang mendukung. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia pun mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui profesi dan menaati aturan berlaku."Jangan pernah lelah untuk mencintai Indonesia," kata Kharis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....