Wonotunggal Expo Dibuka, 50 Stan Siap Gerakkan Perekonomian Desa di Batang
- 28 Agt 2026 14:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Gelaran Wonotunggal Expo dan Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa 2026, resmi dibuka dan kembali menjadi media penggerak roda perekonomian warga melalui produk unggulan maupun kearifan budaya lokalnya. Mengusung tema "Senandung Karya Muda", menampilkan 50 stan UMKM dan desa, untuk memberi ruang produk unggulan lokal, memperluas pangsa pasar.
Ketua Panitia Wonotunggal Expo dan Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa , Nanang Kharisman bersama tim lebih menonjolkan produk-produk lokal dari 15 desa, agar makin dikenal konsumennya. "Banyak produk-produk lokal desa yang kami suguhkan yang tersebar di 15 stan, selain stan UMKM yang juga menjadi daya tarik pengunjung," ujarnya saat ditemui RTH Alun-alun Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jumat 28 Agustus 2026.
Yang menjadi daya tarik tersendiri, tak hanya produk lokal, namun dalam even yang digelar mulai 28 hingga 30 Agustus 2026 ini, juga menampilkan ragam kekayaan seni dan budaya. "Para pelaku seni baik, tari musik maupun pertunjukan kami beri ruang untuk berekspresi seluas mungkin," ujarnya.
Penggagas Sanggar Merti Desa, Tatik Setyaningsih membenarkan geliat perekonomian Kecamatan Wonotunggal makin kencang hingga menyentuh omset Rp500 juta di tahun 2025 silam. Setelah melihat respons positif pengunjung, panitia berharap terjadi peningkatan omset yang melebihi tahun lalu.
"Semoga bisa lebih dari Rp500 juta karena tahun ini tidak hanya produk lokal dan UMKM saja, tapi kami kolaborasi dengan pertunjukan seni dari seniman, termasuk anak didik dari Sanggar Merti Desa," ujarnya.
Sebelumnya, Tacik sapaan akrab penggagas even tersebut, menginisiasi digelarnya Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa di 2016. Namun, atas dasar keinginan mengangkat potensi Kecamatan Wonotunggal hingga melebar menjadi even Wonotunggal Expo.
"Jadi di 2025 kami memutuskan untuk memperluas dengan mengadakan Wonotunggal Expo. Tidak hanya pagelaran seni saja," katanya.
Sementara, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Wahyu Budi Santoso mengapresiasi kesuksesan Wonotunggal Expo yang mengkolaborasikan dengan pagelaran seni. "Ini jadi keunggulan tersendiri bagi Wonotunggal karena berbeda dengan Expo yang digelar di wilayah lain, yang hanya fokus ke UMKM," ucapnya.
Seni di Wonotunggal memang dapat terus dipromosikan melihat kekayaan budaya di dalamnya. "Apalagi kita sedang menggalakkan seni untuk mencari identitas Batang," ungkapnya.
Dari sisi perekonomian tentu akan berdampak positif, karena geliatnya semakin kencang. "Hanya saja perlu pengemasan produk yang lebih menarik agar konsumen makin tertarik," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....