Kampung Ramadan, Upaya Pemuda Geliatkan Ekonomi Desa Cempreng

  • 24 Feb 2026 12:24 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID.Pekalongan – Semangat bulan suci Ramadan dimanfaatkan para pemuda Desa Cempreng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang untuk menghadirkan kegiatan positif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui program “Kampung Ramadan”, para pemuda berkolaborasi dengan pemerintah desa dan pelaku UMKM setempat menghadirkan pusat kegiatan religi dan bazar kuliner yang ramai dikunjungi warga.

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan utama desa ini menghadirkan berbagai stan makanan dan minuman khas berbuka puasa, produk kerajinan, mainan hingga pakaian muslim. Tidak hanya itu, panitia juga hanya memungut uang kebersamaan Rp3-5 ribu per pedagang.

Perwakilan Panitia Kampung Ramadan, Alek, mengatakan, Kampung Ramadan ini sudah empat kali digelar sebagai upaya membangkitkan ekonomi warga. “UMKM yang sebelumnya hanya berjualan dari rumah kini memiliki tempat strategis untuk memasarkan produknya,” ujarnya, Selasa 24 februari 2026

Sejak dibuka pada awal bulan puasa, Kampung Ramadan Desa Cempreng disambut antusias masyarakat. Setiap sore menjelang waktu berbuka, kawasan tersebut dipadati pengunjung dari dalam maupun luar desa.

Bahkan, sejumlah pedagang mengaku omzet mereka meningkat signifikan dibanding hari biasa. Salah satu pedagang, Febi mengatakan, inisiatif para pemuda mampu menciptakan kegiatan kreatif dan berdampak langsung bagi warga.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa pemuda desa memiliki peran besar dalam pembangunan ekonomi. Pemerintah desa tentu akan terus mendukung agar program seperti ini bisa menjadi agenda tahunan,” katanya.

Selain menggerakkan roda ekonomi, Kampung Ramadan juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Suasana kebersamaan terlihat saat masyarakat berkumpul menunggu waktu berbuka, mengikuti kajian, hingga melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Kampung Ramadan di Desa Cempreng diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan musiman. Akan tetapi, juga menjadi model pemberdayaan pemuda dalam membangun kemandirian ekonomi desa. (Ted)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....