Berkah UMKM, Jalan Beton di Persawahan Pekalongan Geliatkan Ekonomi Masyarakat

  • 02 Agt 2026 07:07 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Jalan sepanjang 2.635 meter dengan lebar 7 meter yang dibangun menggunakan anggaran Rp13,4 miliar itu kini tidak hanya berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
  • Kawasan sepanjang jalan beton tersebut berubah menjadi ruang publik baru

RRI.CO.ID, Pekalongan – Menjadi data tarik dan geliatkan ekonomi masyarakat, jalan beton yang membelah hamparan persawahan di Kabupaten Pekalongan mendadak menjadi destinasi favorit warga. Kondisi tersebut menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekitar.

Sejak resmi dibuka pada awal Juli 2026, ruas jalan penghubung Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, dengan Desa Sidosari, Kecamatan Kesesi, itu tak pernah sepi pedagang dan pengunjung dari berbagai daerah. Ramainya aktivitas bahkan memicu tumbuhnya pusat kuliner dadakan yang setiap hari dipadati pedagang dan pembeli terutama pada sore dan Minggu pagi.

Kawasan sepanjang jalan beton tersebut berubah menjadi ruang publik baru, Warga datang untuk berolahraga, bersepeda, menikmati panorama sawah, hingga berburu aneka kuliner. Fenomena ini pun viral di media sosial dan menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Jalan sepanjang 2.635 meter dengan lebar 7 meter yang dibangun menggunakan anggaran Rp13,4 miliar itu kini tidak hanya berfungsi sebagai akses penghubung antarwilayah. Namun juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Pedagang Cilor, Izul mengatakan, keramaian mulai terlihat setiap sore sekitar pukul 16.00 hingga menjelang Magrib, Sementara pada Minggu pagi, pengunjung sudah berdatangan sejak pukul 05.30 hingga sekitar pukul 09.30.

Menurut Izul, sejak jalan beton dibuka, jumlah pengunjung terus meningkat, Mereka datang dari berbagai daerah di Kabupaten Pekalongan, seperti Tirto, Wiradesa, Kajen, Kesesi, hingga dari Comal dan Kabupaten Pemalang. "Yang datang bukan hanya pengunjung. Pedagang yang berjualan di sini juga banyak yang berasal dari berbagai daerah karena melihat peluang usahanya cukup bagus," katanya, Minggu 2 Agustus 2026.

Sementara itu, Pengunjung warga Desa Depok, Siwalan, Ida Halimah, mengaku sengaja datang bersama komunitas sepeda dari Kecamatan Siwalan untuk melihat langsung jalan beton yang tengah viral di media sosial. "Kami sengaja gowes ke sini karena sedang ramai diperbincangkan. Ternyata suasananya memang ramai, pemandangannya bagus, udaranya juga masih segar. Cocok untuk olahraga sekaligus menikmati kuliner," ujarnya.

Selain menjadi lokasi rekreasi murah, jalan beton di tengah persawahan itu kini berkembang menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Pekalongan. Ramainya pengunjung setiap hari menjadi berkah bagi para pelaku UMKM sekaligus membuka peluang tumbuhnya sentra ekonomi baru di kawasan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....