Salatiga Night Market Festival Sukses Hidupkan Ekonomi Kreatif
- 14 Jun 2026 21:04 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Suasana malam di Kota Salatiga kembali semarak dengan digelarnya festival UMKM dan berbagai pertunjukan pentas seni yang memukau pada Sabtu malam, 13 Juni 2026. Berpusat di sepanjang Jalan Diponegoro, gelaran bertajuk Salatiga Night Market Festival ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Salatiga yang hadir langsung didampingi sang istri untuk menikmati atmosfer kreativitas lokal tersebut.
Agenda berskala kota ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Salatiga, Sekretaris Daerah beserta para Asisten Sekda, jajaran kepala perangkat daerah, serta segenap tamu undangan. Sejak sore hari, masyarakat sudah mulai memadati area festival untuk menyaksikan rangkaian acara.
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan suguhan penampilan seni budaya yang memukau. Di antaranya adalah Tari Topeng Ireng dan Tari Gambyong yang berhasil menyedot perhatian serta memicu antusiasme tinggi dari ribuan warga masyarakat yang memadati lokasi sepanjang Jalan Diponegoro.
Meskipun dalam perjalanannya cuaca sempat kurang bersahabat dan diguyur hujan yang cukup deras, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangat para pelaku UMKM, pekerja seni, maupun masyarakat yang datang. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., berharap agar kegiatan Salatiga Night Market Festival ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai motor penggerak roda perekonomian daerah.
"Salatiga Night Market tentunya merupakan upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk memberikan dan memperluas akses bagi para UMKM bisa menampilkan seluruh produk-produknya. Di samping itu, acara ini memberikan sarana untuk masyarakat Kota Salatiga untuk mendapatkan hiburan di akhir pekan. Tadi sempat hujan begitu lebat, saya kira itu pertanda bahwa acara ini mendapat berkah dan ridho, sehingga Insyaallah acara ini akan berkelanjutan untuk dilakukan," ungkap dr. Robby Hernawan.
Senada dengan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Muthoin, M.Si., menyampaikan bahwa festival ini menjadi wujud nyata dari kolaborasi apik antara sektor kreasi seni dan ekonomi kreatif di Kota Salatiga. Pihaknya berambisi menjadikan Salatiga sebagai kota yang produktif sepanjang hari.
"Kegiatan ini diikuti oleh ratusan tenan yang terdaftar, sementara yang tidak terdata masih banyak sekali. Ini mudah-mudahan menjadi awal untuk kita semuanya sebagai upaya kita dari Kota Salatiga untuk menjadikan Kota Salatiga 24 jam hidup untuk menggerakkan ekonomi dan kreasi yang ada di Kota Salatiga," jelas Drs. Muthoin.
Berbagai produk unggulan UMKM tampak memadati ratusan stan yang tersedia, mulai dari aneka kuliner tradisional hingga modern, produk fesyen, kerajinan tangan (craft), hingga beragam produk kreatif lainnya. Melalui festival berkala seperti ini, Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha mikro, serta menyediakan ruang publik yang produktif dan menghibur bagi seluruh warga. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....