Pemkot Salatiga Latih Pedagang Pasar Tradisional Kuasai Pemasaran Digital

  • 08 Jul 2026 21:47 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong para pelaku usaha di pasar tradisional agar semakin adaptif dan berdaya saing di era modern. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan membekali para pedagang kemampuan berjualan di platform digital guna memperluas jangkauan pasar mereka.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan secara resmi membuka agenda Pelatihan Pemasaran Online bagi pedagang pasar tradisional di Mini Theater Lantai 3 Gedung DPRD Kota Salatiga, Rabu, 8 Juli 2026. Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Kota Salatiga demi merespons pergeseran pola belanja masyarakat yang kian beralih ke ranah daring.

Dalam arahannya, Robby menekankan bahwa transformasi digital ini merupakan peluang emas yang harus ditangkap oleh para pedagang. Kehadiran toko daring dinilai tidak akan mematikan aktivitas fisik, melainkan menjadi pelengkap yang sangat efektif untuk mendongkrak jumlah pelanggan serta memperkuat omzet penjualan.

“Pasar tradisional yang maju adalah pasar yang mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam hal pemasaran digital. Dengan memanfaatkan platform online, jangkauan pembeli akan semakin luas, tidak hanya dari Kota Salatiga, tetapi juga dari luar daerah,” ujar Robby Hernawan.

Dirinya juga memotivasi para peserta dengan membagikan kisah sukses seorang pelaku usaha muda yang berhasil menembus pasar luas berkat pemanfaatan teknologi, meski produk yang dijual tergolong sederhana. Hal ini membuktikan bahwa keberhasilan di dunia digital murni ditentukan oleh jeli atau tidaknya seseorang dalam membaca peluang pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Agung Pitoyo, melaporkan bahwa program edukasi ini diikuti oleh 60 pedagang dari Pasar Raya I Salatiga. Seluruh pendanaan kegiatan ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga.

Rangkaian pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 8–9 Juli 2026. Melalui bimbingan teknis yang terarah ini, Pemerintah Kota Salatiga berharap kapasitas para pedagang lokal dapat meningkat pesat sehingga mampu bersaing secara sehat di tengah gempuran tren digitalisasi global. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....