Hari Terakhir Salatiga Expo, Batik Dekranasda Jadi Primadona Pengunjung

  • 05 Apr 2026 14:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga terus memperkuat posisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas hingga kancah internasional. Langkah ini diambil sebagai strategi memperkokoh ekonomi kerakyatan melalui penguatan identitas wastra daerah, khususnya Batik Salatiga, di tengah persaingan pasar global yang semakin kompetitif.

Kebijakan ini diimplementasikan melalui penyediaan ruang pameran strategis seperti Salatiga Expo, yang menjadi etalase bagi produk-produk hasil kurasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Hal ini dilakukan guna memastikan karya perajin lokal mendapatkan eksposur yang tepat dan mampu menarik minat kolektor maupun masyarakat umum.

Perwakilan Dekranasda Kota Salatiga, Rini Mustika, menilai ajang promosi seperti ini merupakan wajah kreativitas kota yang harus terus didukung. Produk yang ditampilkan, mulai dari batik hingga kerajinan tangan, adalah representasi kualitas terbaik dari pelaku usaha Salatiga.

“Ini batik-batik karya UMKM Salatiga, ada Batik Rejasa, ada Batik Soramata, sampai batik dari Trisala. Paling tidak stand kami ini mewakili wajah UMKM Salatiga, khususnya di bidang fashion dan craft. Jadi masyarakat bisa melihat langsung kualitasnya,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi pameran, Sabtu 4 April 2026.

Menurutnya, meski kualitas produk mendapat apresiasi positif, tantangan muncul dari sisi waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan masa pasca-Lebaran, sehingga memengaruhi daya beli pengunjung. Namun, ia menekankan bahwa konsistensi pameran adalah kunci utama bagi pelaku usaha untuk bisa naik kelas.

“Sangat perlu banget acara seperti ini, karena ini jadi sarana promosi teman-teman memperkenalkan karya-karyanya biar mereka lebih bisa naik kelas. Kami sangat berharap Pemerintah Kota Salatiga bisa menyelenggarakannya setiap tahun, tentu dengan pertimbangan timing yang pas buat warga belanja,” jelasnya.

Rini Mustika menekankan, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kreativitas UMKM harus berjalan beriringan. Dengan dukungan promosi yang berkelanjutan dan penutupan acara yang dimeriahkan melalui atraksi seni seperti Reog pada Minggu ini, diharapkan produk lokal Salatiga tidak hanya berjaya di pasar domestik, tetapi juga mampu berkiprah di level regional maupun nasional sebagaimana visi yang dicanangkan pemerintah daerah. (eka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....