Sensus Ekonomi 2026, BPS Jateng Gandeng Pelaku Usaha
- 13 Feb 2026 11:44 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID., Semarang- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah memulai tahapan persiapan Sensus Ekonomi 2026. Persiapan ini diawali dengan melakukan koordinasi bersama sejumlah pelaku usaha dan instansi terkait guna mematangkan teknis pendataan yang akan dilakukan secara menyeluruh di wilayah Jawa Tengah.
Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said, mengungkapkan keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterbukaan data dari sektor swasta dan Pemerintah Daerah. Menurutnya, tanpa sinergi lintas sektoral, pendataan berisiko tidak menjangkau seluruh unit usaha yang ada,
Ia juga menjelaskan, fokus utama sensus kali ini tidak hanya menghitung jumlah usaha, tetapi juga memetakan daya saing serta kontribusi nyata sektor UMKM.
Selain itu, aspek ekonomi digital dan isu ekonomi lingkungan menjadi poin baru yang akan digali secara mendalam untuk melihat sejauh mana transformasi ekonomi di Jawa Tengah.
Menurutnya, data yang terkumpul akan digunakan pemerintah sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.
“Data sensus akan memberikan gambaran daya saing usaha, kontribusi UMKM, perkembangan ekonomi digital, hingga ekonomi lingkungan seperti green economy dan blue economy. Informasi ini penting sebagai bahan pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat bagi dunia usaha,” ujar Ali Said di Semarang, Kamis 12 Februari 2026
Sementara itu, Kompol Umbar Wijaya mewakili Polresta Semarang menyatakan kesiapannya dalam mengawal jalannya pendataan di lapangan. Ia menyebut, partisipasi pelaku usaha seringkali menjadi kendala jika tidak dibarengi dengan pemahaman mengenai keamanan data pribadi atau perusahaan.
Kompol Umbar juga meminta para pelaku usaha tidak ragu menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang faktual. Ia juga menjamin seluruh data yang masuk ke BPS bersifat rahasia dan telah diproteksi undang-undang.
“Kami dari kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan, pendampingan, dan dukungan penuh agar pelaksanaan sensus berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami juga tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan yang menghambat jalannya sensus,” ujarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....