Program "Gencarkan" Difokuskan dalam Percepatan Akses Keuangan Daerah

  • 18 Jun 2025 15:47 WIB
  •  Semarang

KBRN, Pekalongan: Program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah(TPAKD) 2025 akan difokuskan pada program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan(Gencarkan). Hal itu diungkapkan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto saat menghadiri Pleno Tim TPAKD Eks Karesidenan Pekalongan Tahun 2025 di Tegal, Rabu (18/6/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal ini dihadiri Kepala Daerah dari Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, Kabupaten dan Kota Tegal, Brebes dan Pemalang. Mewakili Bupati Pekalongan, Sekda Edy Herijanto menyampaikan, pihaknya sangat merespon baik sinergitas OJK bersama pemerintah di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.

"Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa dalam terus meningkatkan indeks literasi keuangan. Secara umum program kerja TPAKD 2025 akan difokuskan pada program Gencarkan agar masyarakat kita semakin melek literasi keuangan," terangnya.

Semenatra, Kepala OJK Tegal, Novianto Utomo mengatakan, TPAKD merupakan forum koordinasi bagi lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan terkait percepatan akses keuangan di daerahnya. Hal ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kesejahteraan sosial Masyarakat.

Secara umum program kerja TPAKD 2025 akan difokuskan pada program Gencarkan. Selain itu juga program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir(Kejar) dan program Satu Rekening, Satu Pelajar.

Pelaksanaan program TPAKD selama 5 tahun terakhir berdampak nyata pada meningkatnya indeks inklusi keuangan sebesar 5,49% menjadi 80,51% pada 2025. Adapun untuk indeks literasi keuangan sebesar 1,43% menjadi 66,46% pada tahun 2025.

"Sejak 2021 secara bersinergi kita telah menjalankan roadmap TPAKD dengan tema Akselerasi Pembukaan Rekening Tabungan serta Pembiayaan. Kemudian, pada 2022, kita melaksanakan program dengan tema Akselerasi Pemanfaatan Produk/Layanan Keuangan Digital," katanya.

Kemudian, pada 2023 telah dijalankan Akselerasi Pemanfaatan Produk/Layanan Keuangan Syariah dan pada 2024 terkait tema Akselerasi Pemanfaatan Produk/Layanan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Sementara, pada 2025 ini, TPKAD merencanakan aksi dengan tema Produk/Layanan Pasar Modal.

Dia melanjutkan, perkembangan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan(SNLIK) TPAKD sejak 2021-2025 berdampak pada meningkatnya indeks inklusi dari 75,02% pada 2024 menjadi 80,51% pada 2025. Sementara, indeks literasi pada tahun 2024 diketahui sebesar 65,43% dan meningkat hingga 66,46% pada tahun 2025.

Pada acara ini dilaksanakan pula penandatanganan penetapan program kerja TPAKD Tahun 2025 oleh masing-masing kepala daerah. Selain itu, ada pula penyerahan buku Policy Brief- Indeks Akses Keuangan Daerah (IAKD). (RRI/Teddy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....