Distribusi Logistik Meningkat, Angkutan Barang KAI Semarang Tumbuh 32 Persen
- 29 Jun 2026 15:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi(Daop) 4 Semarang mencatat pertumbuhan angkutan barang sebesar 32 persen selama Januari hingga Mei 2026. Peningkatan tersebut mencerminkan menguatnya aktivitas distribusi logistik yang menopang kebutuhan industri, perdagangan, dan masyarakat di berbagai wilayah.
Sepanjang lima bulan pertama 2026, KAI Daop 4 Semarang mengangkut sebanyak 130.710 ton berbagai komoditas. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 98.926 ton, serta tumbuh 49 persen dibandingkan Januari–Mei 2024 yang tercatat 87.267 ton.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pertumbuhan angkutan barang menunjukkan tingginya kebutuhan distribusi yang mengikuti perkembangan sektor industri dan perdagangan. Menurutnya, kereta api berperan menjaga kelancaran arus logistik melalui layanan yang terjadwal, aman, dan efisien.
"Pertumbuhan angkutan barang menunjukkan meningkatnya aktivitas distribusi di berbagai sektor. Kereta api hadir untuk memastikan arus logistik berlangsung secara terjadwal, efisien, aman, dan mampu mendukung kebutuhan dunia usaha maupun masyarakat," ujarnya, Senin, 29 Juni 2026.
Kontribusi terbesar berasal dari layanan angkutan peti kemas yang mencapai 99.751 ton atau meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara, angkutan retail juga mengalami kenaikan menjadi 3.161 ton atau tumbuh enam persen dibandingkan Januari hingga Mei 2025.
Di wilayah Daop 4 Semarang, layanan angkutan barang didukung sejumlah kawasan industri strategis, seperti Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Industri Terpadu Batang, dan kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. KAI juga mengoperasikan sejumlah container yard di Semarang Poncol, Semarang Tawang Bank Jateng, dan Brumbung sebagai simpul distribusi logistik.
Setiap hari, sekitar 30 perjalanan kereta barang melintasi wilayah Daop 4 Semarang dengan tujuan Jakarta, Surabaya, Ketapang, Madiun, hingga Jember. Komoditas yang diangkut meliputi semen, bahan bakar minyak (BBM), peti kemas, serta berbagai barang retail untuk memenuhi kebutuhan industri maupun masyarakat.
Menurut Luqman, peningkatan angkutan barang tidak hanya memperlancar distribusi komoditas. Akan tetapi, juga berkontribusi terhadap efisiensi biaya logistik, menjaga stabilitas pasokan, serta memperkuat konektivitas kawasan industri, pusat distribusi, dan pelabuhan yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi.
"Logistik yang kuat akan memperkuat ekonomi. KAI Daop 4 Semarang terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu mendukung konektivitas kawasan industri, pusat distribusi, dan pelabuhan yang menjadi simpul penting pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....