Anglingdarma Mewarisi Ilmu yang Bisa Mendengarkan Bahasa Hewan

  • 07 Okt 2026 11:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Diceritakan Prabu Angling Dharma mewarisi ilmu Aji Gineng dari Nagaraja, yang membuatnya dapat mengerti bahasa binatang. Pernah ia tertawa menyaksikan percakapan sepasang cicak.

Hal itu membuat Setyawati tersinggung karena dirinya tidak pernah diperhatikan oleh suaminya semenjak dia memlihara banyak hewan hasil perburuannya. Angling Dharma menolak berterus terang karena terlanjur berjanji akan merahasiakan perihal Aji Gineng.

Hal itu membuat Setyawati bertambah marah. Setyawati pun memilih bunuh diri dalam api karena merasa dirinya tidak dihargai lagi oleh Angling Dharma.

Angling Dharma berjanji lebih baik menemani Setyawati mati, daripada harus membocorkan rahasia ilmunya. Ketika upacara pembakaran diri digelar, Angling Dharma sempat mendengar percakapan sepasang kambing.

Dari percakapan itu Angling Dharma sadar kalau keputusannya menemani Setyawati mati adalah keputusan yang tidak tepat. Karena hal tersebut akan merugikan rakyatnya di Kerajaan Malawapati.

Setelah kematian istrinya yang tragis, Angling Dharma menjalani hukuman buang untuk beberapa waktu sebagai penebus dosa. Hukuman itu merupakan permintaan dari rakyatnya sendiri karena Angling Dharma telah mengingkari janji setia sehidup semati dengan istrinya.

Walaupun Angling Dharma dihukum, dia tetap tidak lengser dari kursi rajanya. Kemudian Angling Dharma menitipkan istananya kepada Batikmadrim selama dia menjalani hukuman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....