Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
- 25 Agt 2026 00:32 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran, Senin 24 Agustus 2026. Mengusung tema “Bhineka Tunggal Ika”, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya.
Para pelajar kelas 10 berupaya menampilkan berbagai budaya daerah dari masing-masing suku untuk diperkenalkan lebih luas. Tiap kelas memamerkan hasil karya mereka dalam empat bentuk dengan penuh semangat untuk melestarikan budaya.
Yang menarik perhatian adalah persembahan dari salah satu kelompok yang menampilkan tari “Rangkuk Alu” dari Nusa Tenggara Timur. Kelompok tersebut mampu membawakan tari tersebut dengan baik tanpa celah kekeliruan.
Salah satu siswi, Az Zahra Maida Nindya memilih Rangkuk Alu, karena tari yang cukup menarik. "Tari ini memiliki gerakan yang berirama juga karena sesuai dengan daerah yang kelas kami dapatkan," ujarnya.
Selain itu, ia juga ingin memperkenalkan salah satu permainan tradisional Nusa Tenggara, melalui penampilan tari.
Pertunjukan tari dan lagu dari kelompok maupun kelas lainnya pun tidak kalah menarik. Seperti Tari Penyambutan Kepala Suku dari Papua yang dibawakan oleh salah satu kelompok, mampu menarik atensi seluruh siswa untuk menonton hingga membuat mereka terpaku.
Koordinator kegiatan Gelar Karya Projek Kokurikuler , Genep Suherni mengapresiasi adanya kegiatan ini yang diharapkan agar anak-anak mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan. "Ini karena di gelaran ini juga ada bazar makanan, serta mengasah kreativitas mereka dengan membuat properti untuk para penari," sanjungannya .
Tidak hanya itu, ia juga mengharapkan anak-anak makin mengenal dan mencintai segala bentuk budaya yang dimiliki Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....