Meriahkan HUT ke-81 RI, Parade Budaya Magelang Angkat Keberagaman dari 21 Kecamatan

  • 19 Agt 2026 17:40 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Kabupaten Magelang menggelar Parade Budaya pada 19 Agustus 2026 untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menampilkan keragaman budaya dari 21 kecamatan.
  • Kegiatan tersebut melibatkan 49 kelompok kesenian, komunitas, dan perwakilan badan usaha yang berbaris sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dan disaksikan ribuan warga.
  • Parade Budaya 2026 mengusung tema 'Nguri-uri Budaya Tumuju Mandirining Wargane' sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal di berbagai wilayah Magelang.

RRI.CO.ID, Kabupaten Magelang – Keberagaman budaya dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang ditampilkan dalam Parade Budaya untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut diikuti 49 kelompok kesenian, komunitas, hingga perwakilan badan usaha dan disaksikan ribuan warga di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Parade Budaya 2026 digelar di depan Kantor Setda Kabupaten Magelang dengan mengusung tema “Nguri-uri Budaya Tumuju Mandirining Wargane”. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan keragaman seni dan budaya yang berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Magelang.

Ketua Penyelenggara Parade Budaya, Wisnu Argo Budiono, mengatakan 49 kelompok yang terlibat berasal dari berbagai unsur masyarakat. Peserta terdiri atas kelompok kesenian, komunitas kreatif, organisasi perangkat daerah, badan usaha negara, badan usaha milik daerah, serta kelompok masyarakat.

“Parade budaya ini diikuti 49 kelompok yang berasal dari kelompok kesenian, komunitas kreatif, organisasi perangkat daerah hingga badan usaha negara dan badan usaha milik daerah. Parade budaya ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” katanya.

Menurut Wisnu, parade tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Kegiatan juga diharapkan menjadi sarana memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong kreativitas, produktivitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Ia mengatakan keberagaman seni yang ditampilkan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magelang menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal. Parade juga memberikan ruang bagi kelompok seni dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat.

“Parade budaya ini merupakan salah satu upaya Pemkab Magelang melestarikan kebudayaan lokal. Selain itu menjadi ruang bagi kelompok seni dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan warga yang memadati sepanjang Jalan Soekarno-Hatta untuk menyaksikan parade. Berbagai kelompok menampilkan kesenian dan kreativitas masing-masing sebagai gambaran keberagaman budaya yang dimiliki Kabupaten Magelang.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengatakan parade budaya menunjukkan kekayaan dan keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Kabupaten Magelang. Menurutnya, keragaman tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan.

Ia berharap momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi ajang menampilkan budaya, tetapi juga mempererat persaudaraan antarsesama warga. Keberagaman budaya dinilai menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Selain mengangkat budaya lokal, Grengseng mengajak masyarakat Kabupaten Magelang turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana. Ia meminta warga mendoakan masyarakat Nusa Tenggara Timur yang tengah dilanda bencana gempa bumi.

Melalui Parade Budaya 2026, Pemkab Magelang berharap pelestarian kesenian lokal dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kreativitas masyarakat. Budaya tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah dan mendorong kemandirian masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....