Tak Pernah Sepi Peziarah, Ini 7 Sendang Paling Populer di Jawa

  • 21 Jun 2026 17:55 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang- Sendang atau sumber mata air alami tidak hanya menjadi penopang kehidupan masyarakat, tetapi juga menyimpan beragam kisah sejarah dan kepercayaan yang diwariskan turun-temurun. Sejak era kerajaan di Tanah Jawa, sejumlah sendang diyakini memiliki tuah tertentu, mulai dari mendatangkan keberuntungan, keselamatan, hingga ketenangan batin.

Tak heran, meski zaman terus berubah, tempat-tempat ini masih ramai dikunjungi peziarah yang datang untuk berdoa, bertirakat, maupun sekadar mengenang jejak sejarah yang melekat di dalamnya. Berikut sendang di pulau Jawa yang masih populer dan ramai dikunjungi para peziarah:

1. Sendang Kamandanu terletak di Kediri dan dikenal sebagai petilasan Putri Sri Aji Jayabaya dari masa lampau. Airnya tak pernah kering dan dipercaya bertuah membersihkan kesialan serta menenangkan batin peziarah.

2. Sendang Sinangka di Karanganyar dikaitkan dengan peristiwa Raden Mas Said yang berwudhu sebelum mendapatkan wangsit kemenangan. Masyarakat meyakini air ini memberi keteguhan hati dan keberuntungan bagi orang yang tertindas.

3. Sendang Seliran di Kotagede konon muncul dari tancapan tongkat Panembahan Senopati saat pertama kali bertapa. Airnya dianggap suci, dipercaya menjauhkan marabahaya dan mendatangkan keberkahan hidup .

4. Sendang Made di Jombang memiliki tujuh mata air, masing-masing punya khasiat tersendiri menurut kepercayaan setempat. Pengunjung memohon kecantikan, kelancaran usaha, hingga kemudahan naik pangkat dengan berdoa di sana .

5. Sendang Bidadari di Jepara terhubung dengan legenda Joko Tarub dan bidadari yang turun mandi dari kayangan. Airnya jernih abadi, dipercaya memancarkan daya tarik alami dan menjauhkan pengaruh buruk.

6. Sendang Jimbung di Klaten dikenal sebagai tempat laku tirakat sejak zaman kerajaan kuno Wirotho. Tuahnya dipercaya membantu mewujudkan niat suci serta menjaga kestabilan rezeki dan ketenangan jiwa.

7. Sendang Bejen juga di Karanganyar, tempat persinggahan Pangeran Samber Nyawa saat mengembara menyebarkan agama. Hingga kini banyak orang datang mengambil airnya sebagai sarana memperoleh keselamatan dan berkah langgeng.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....