Pertama Kali Digelar, Bahurekso Festival di Desa Tlahap Sukses Besar

  • 15 Jun 2026 16:06 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Gelaran Bahurekso Festival 2026 di Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/6/2026) sukses menyedot perhatian masyarakat. Festival yang baru pertama kalinya digelar oleh pemerintah desa setempat ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Berbagai kegiatan mewarnai festival, mulai dari kirab budaya, pentas seni tradisional, pameran UMKM dan bazar kuliner khas pesisir. Pentas hiburan rakyat ini melibatkan grup kesenian rakyat dari berbagai wilayah Kabupaten Kendal dan luar daerah Kendal.

Kepala Desa Tlahab, Abdul Kholiq, mengatakan, Bahurekso Festival merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan potensi budaya, wisata, dan ekonomi desa kepada khalayak yang lebih luas. Bahurekso Festival bukan sekadar hiburan, tetapi sarana menjaga warisan budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

"Kami ingin Desa Tlahab semakin dikenal sebagai desa yang kaya tradisi dan memiliki banyak potensi, termasuk potensi wisata yang besar,” ujarnya. Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi penyelenggaraan festival perdana yang dinilai berhasil menarik partisipasi masyarakat.

Menurutnya, tingginya antusiasme warga menjadi modal penting agar kegiatan tersebut dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

"Antusiasme masyarakat yang besar ini menunjukkan acara ini berjalan sangat baik. Harapan kami, festival ini menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Kendal,” harapnya.

Bupati Kendal juga menyampaikan, Pemkab Kendal siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini. Festival seperti ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga memiliki nilai seni, budaya, sosial, dan ekonomi.

"Kehadiran UMKM membuktikan bahwa kegiatan budaya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” tegasnya. Menurutnya, kesenian tradisional merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga di tengah derasnya arus globalisasi.

Oleh karena itu, Bahurekso Festival diharapkan menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda sekaligus memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia. "Festival seperti ini harus terus dikembangkan, agar bisa menjadi event besar di Kendal," tandasnya. (FR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....