PEPADI Jajaki Kolaborasi dengan RRI Semarang untuk Perkuat Konten Budaya Wayang
- 12 Jun 2026 14:58 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Semarang, Anang Budi Utomo, bersama jajaran pengurus melakukan audiensi dengan Kepala LPP RRI Semarang, Bambang Dwiana, beserta jajaran manajemen di Kantor RRI Semarang, Kamis 11 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi untuk memperkuat konten budaya, khususnya seni pewayangan, melalui berbagai platform siaran yang dimiliki RRI.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa wayang merupakan warisan budaya yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Kolaborasi antara PEPADI dan RRI diharapkan dapat menghadirkan program-program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan pelestarian budaya.
Ketua PEPADI Anang Budi Utomo menyampaikan, RRI memiliki jangkauan luas dan kredibilitas sebagai media publik sehingga menjadi mitra strategis dalam mengenalkan seni pedalangan kepada masyarakat. "Keberadaan media sangat penting untuk menjaga eksistensi wayang di tengah derasnya arus budaya populer dan perkembangan teknologi digital," katanya

Sementara itu, Kepala RRI Semarang Bambang Diana menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menegaskan RRI memiliki komitmen kuat dalam mendukung pelestarian seni dan budaya daerah melalui berbagai program siaran yang melibatkan komunitas budaya, seniman, maupun pelaku tradisi.
"Peran RRI dalam pelestarian budaya telah menjadi bagian dari mandat lembaga penyiaran publik. RRI secara konsisten menghadirkan siaran seni dan budaya daerah, termasuk wayang, sebagai upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa. Bahkan, program budaya yang melibatkan RRI Semarang selama ini telah menjadi ruang dialog dan edukasi mengenai seni pewayangan kepada masyarakat luas," katanya
Selain membahas program siaran, audiensi juga menyinggung peluang penyelenggaraan kegiatan budaya bersama, seperti dialog budaya, pagelaran wayang, hingga pelibatan dalang muda dalam berbagai program kreatif. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas regenerasi pelaku seni sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap kesenian tradisional.
Melalui sinergi tersebut, PEPADI dan RRI Semarang berharap wayang tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kolaborasi media dan komunitas budaya diyakini menjadi salah satu strategi efektif untuk menjaga relevansi wayang sebagai identitas budaya bangsa di tengah era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....