Wayang Jemblung, Pelestari Budaya Khas Banyumas
- 31 Mei 2026 23:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Malam itu, suara tawa dan cerita mulai terdengar dari tanah pertunjukkan Wayang Jemblung di Banyumas. Tidak ada gamelan yang dimainkan, tetapi suasana dari pertunjukkan tetap terasa hidup.
Para pemain duduk melingkar sambil membawakan kisah pewayangan kepada penonton. Bunyi kendang, gong, hingga suara gamelan kemudian ditirukan langsung menggunakan mulut.
Keunikan ini membuat Wayang Jemblung berbeda dengan pertunjukkan wayang pada umumnya. Suara yang berasal dari pemainlah yang membuat suasana pertunjukkan mulai terasa.
Wayang Jemblung sendiri telah dikenal oleh masyarakat Banyumas sejak masa Kerajaan Mataram. Kesenian ini akhirnya berkembang menjadi bagian dari tradisi lisan masyarakat setempat.
Ketika cerita dibawakan, penonton biasanya akan mengikuti dan menikmati suasana sederhana yang dihadirkan dalam pertunjukkan tersebut. Candaan serta pesan kehidupan, seringkali disisipkan selama pementasan berlangsung.
Tidak hanya menghadirkan hiburan semata, Wayang Jemblung juga menyampaikan beberapa nilai kebersamaan kepada masyarakat. Cerita yang dibawakan juga tak luput dari nasihat dan kehidupan sehari-hari.
Hingga saat ini, Wayang Jemblung masih terus dipertahankan oleh masyarakat Banyumas. Keberadaannya menunjukkan bagaimana seni tradisional tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....