Mengenal Prabu Janaka, Raja Adil yang Mencintai Rakyatnya
- 07 Mei 2026 14:57 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID - SEMARANG - Prabu Janaka adalah raja negara Mantili atau Matila (Mahabharata), ayah Dewi Sinta. Prabu Janaka merupakan seorang raja yang masih keturunan Bathara Isyawa, putra ke dua Sanghyang Wisnu dengan permaisuri Dewi Sripujayanti.
Prabu Janaka merupakan seorang raja yang berwatak brahmana, berperilaku adil paramarta, bijaksana, berhati lurus dan bersih. Bersahabat baik dengan Brahmana Kala, brahmana raksasa dari pertapaan Dwarawati.
Dari Brahmana Kala itulah ia mendapatkan busur dan panah Dewa Siwa sebagai persyaratan pencari jodoh untuk putrinya, Dewi Sinta. Dewi Sinta diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati.
Selain sangat cantik, Dewi Sinta merupakan putri yang sangat setia kepada kebenaran. Ia jatmika ing budi (selalu dengan sopan santun) dan suci trilaksita (ucapan, pikiran dan hati).
Menurut Brahmana Kala hanya satria titisan Dewa Wisnu yang mampu mengangkat busur tersebut dan menjadi kenyataan. Sebagai satria titisan Dewa Wisnu, Ramawijaya berhasil mengangkat busur Dewa Siwa dan memenangkan Sayembara Mantili.
Dewi Sinta akhirnya diperistri oleh Ramawijaya, putra Prabu Dasarata, raja negara Ayodya dengan permaisuri Dewi Kusalya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra masing-masing bernama; Rama Lawa dan Rama Kusya.
Menurut versi cerita Ramayana, Sinta bukanlah putri kandung Janaka.
Dalam suatu waktu, Kerajaan Wideha mengalami kekurangan makanan. Sebagai raja, Janaka membajak tanahnya untuk melakukan upacara atau yadnya di suatu wilayah ladang.
Disaat membajak, mata bajak Janaka terantuk sebuah benda keras yang ternyata sebuah kendhaga berisi bayi perempuan. Dia mengambil bayi itu sebagai anak angkat dan menganggapnya sebagai titipan dari Pertiwi, dewi kesuburan dan bumi.
Permaisuri Janaka mengasuh Sinta dengan penuh kasih sayang di istana kerajaan. Setelah dewasa, Janaka mengadakan sayembara untuk menemukan pasangan yang tepat untuk putrinya.
Prabu Janaka berumur sangat panjang. Ia meninggal setelah menyerahkan tahta kerajaan Mantili kepada cucunya, Rama Kusya, putra Dewi Sinta dengan Prabu Ramawijaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....