Apa Perbedaan Raja Parikesit versi India dan Jawa?
- 14 Jun 2026 21:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Merujuk cerita versi India, Parikesit Raja Astina menikahi Madrawati, dan memiliki seorang putera bernama Janamejaya. Setelah Parikesit mangkat, Janamejaya diangkat menjadi raja pada usia masih sangat muda.
Janamejaya menikahi Wapushtama, dan memiliki dua putera bernama Satanika dan Sankukarna. Satanika diangkat sebagai raja menggantikan ayahnya dan menikahi puteri dari Kerajaan Wideha, kemudian memiliki seorang putra bernama Aswamedhadatta.
| Baca juga: Mengenal Prabu Sentanu, Kakek Moyang Pandawa |
Para keturunan Raja Parikesit tersebut merupakan raja legendaris yang memimpin Kerajaan Kuru, namun riwayatnya tidak muncul dalam Mahabharata.
Sedangkan dalam pewayangan Jawa, Parikesit adalah putera Abimanyu alias Angkawijaya, kesatria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Utari adalah puteri Prabu Matsyapati dengan Dewi Ni Yustinawati dari Kerajaan Wirata.
Parikesit terlahir sebagai seorang anak yatim, karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuddha, ia masih dalam kandungan ibunya. Parikesit lahir di istana Hastinapura setelah keluarga Pandawa boyongan dari Amarta ke Hastinapura.
Parikesit naik tahta negara Hastinapura menggantikan kakeknya Prabu Karimataya, nama gelar Prabu Yudistira setelah menjadi raja negara Hastinapura. Ia berwatak bijaksana, jujur dan adil.
Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putera, yaitu:
- Dewi Puyangan, berputera Ramayana dan Pramasata
- Dewi Gentang, berputera Dewi Tamioyi
- Dewi Satapi alias Dewi Tapen, berputera Yudayana dan Dewi Pramasti
- Dewi Impun, berputera Dewi Niyedi
- Dewi Dangan, berputera Ramaprawa dan Basanta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....