Gelar Budaya di Semarang, Konsorsium Kerja Budaya Suarakan Isu Perempuan
- 22 Apr 2026 19:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Konsorsium Kerja Budaya (KKB) akan menggelar kegiatan bertajuk “Perempuan, Demokrasi, dan Kebudayaan” di Kota Semarang pada 25 April hingga 10 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus refleksi bagi seniman dan masyarakat dalam menyuarakan isu-isu perempuan melalui pendekatan kebudayaan.
Sekretaris Jenderal KKB, Kelana Siwi, mengatakan, kegiatan ini menjadi upaya untuk mendorong gerakan yang lebih substantif. Menurutnya, semangat Kartini perlu diterjemahkan dalam konteks kekinian yang lebih transformatif.
Ia menegaskan, kegiatan ini dirancang bukan sebagai seremoni semata, tetapi sebagai gerakan bersama untuk mengangkat isu perempuan secara lebih mendalam. KKB ingin mendorong karya seni yang tidak hanya bersifat personal, tetapi juga merepresentasikan suara kolektif masyarakat.
“Kami ada kegiatan 25 April sampai 10 Mei, gelar budaya untuk perempuan, demokrasi, dan kebudayaan. Karya-karya yang ditampilkan dari sastra, pertunjukan, hingga musik,” ujar Kelana dalam Dialog Semarang Menyapa Pro 1 RRI Semarang, Selasa, 21 April 2026.
Dalam pelaksanaannya, KKB melibatkan berbagai komunitas seni dan organisasi masyarakat. Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya komunitas kesenian, yayasan yang bergerak di isu perempuan, hingga kelompok budaya lokal di Semarang.
Kelana menambahkan, seluruh karya yang ditampilkan akan melalui proses kurasi dengan menitikberatkan pada substansi pesan. Menurutnya, karya yang dihadirkan harus memiliki nilai dan kontribusi terhadap pembangunan kebudayaan masyarakat.
| Baca juga: Warak Ngendhog Simbol Budaya Penuh Filosofi |
“Bagi kami yang penting adalah isian karya itu, bukan sekadar bentuknya. Karya harus memberikan kontribusi terhadap pembangunan kebudayaan,” ucapnya.
KKB berharap, ruang ini dapat menjadi wadah dialog sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap isu perempuan, demokrasi, dan kebudayaan. “Acara ini kita berikan untuk masyarakat, sehingga bisa diakses secara gratis dan umum,” ungkap Kelana.
Gelar budaya yang akan berlangsung di Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang ini akan menghadirkan beragam kegiatan. Mulai dari pameran seni, diskusi, pertunjukan musik dan sastra hingga pemutaran film.
Kegiatan ini juga direncanakan dibuka oleh Wali Kota Semarang. Hal ini menjadi bagian dari dorongan menuju Kongres Perempuan Nasional 2026 yang akan digelar di Semarang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....