Pemadaman TPA Landoh Rembang, Dua Petugas Terluka
- 03 Okt 2026 07:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang - Dalam proses pemadaman Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Landoh Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, ada dua dari Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rembang terluka. Ada yang mengalami luka bakar ada juga yang terkena pecahan kaca.
Sepatu yang dikenakan petugas tak mampu menahan panas. Sehingga sampah yang terbakar menembus kaki petugas
Petugas PMI, Taufik, mengatakan salah satu petugas Damkar bernama Yusuf mengalami luka bakar pada bagian kaki setelah api masuk ke dalam sepatu.
“Api masuk ke sepatu, tapi sudah tertangani. Sepatunya tadi katanya sampai bolong,” kata Taufik.
Taufik menjelaskan, petugas PMI langsung memberikan pertolongan pertama dengan menyiram bagian yang terkena luka bakar menggunakan air untuk mencegah luka semakin parah.
“Penanganannya, luka bakar diguyur dengan air supaya tidak melepuh. Setelah itu saya balut agar tidak terkena debu,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Erwin Rahadyan mengakui sarana Alat Pelindung Diri (APD) sangat kurang. Sebagian petugas Damkar tidak memakai APD, ketika proses pemadaman.
“Tahun 2023, ada APD 5 buah, itu pun sudah terpakai. Untuk masker, temen-temen ada yang pakai, ada yang tidak. Yang pakai itu ya beli sendiri. Sepatu sudah bertahun-tahun nggak pernah pengadaan. Jadi tadi ada 2 personil yang kakinya terluka, semoga kedepan ada perhatian,” ungkapnya.
Proses pemadaman TPA Landoh membutuhkan waktu cukup lama, sekira 10 jam. Hal itu karena banyaknya tumpukan sampah yang mudah terbakar. Apalagi area kebakaran sangat luas, mencapai 1 Hektar. (Mif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....