PKM-KC UNDIP Kembangkan ECGRhythmia untuk Deteksi Awal Aritmia
- 02 Sep 2026 08:41 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Tim mahasiswa Universitas Diponegoro mengembangkan inovasi kesehatan. Inovasi tersebut berupa perangkat deteksi dini aritmia.
Alat bernama ECGRhythmia ini dirancang dalam bentuk wearable. Perangkat tersebut memanfaatkan kecerdasan buatan Edge AI.
Aritmia sering kali muncul secara tidak menentu. Kondisi ini menjadi tantangan dalam diagnosis medis.
Alat menggunakan konfigurasi tiga lead yang lebih sederhana. Desain ini mempermudah proses perekaman sinyal jantung.
Sistem perangkat keras mengintegrasikan sensor ECG ADS1293. Komponen ini dipadukan dengan mikrokontroler ESP32-S3.
Bagian kecerdasan buatan memakai model 1D-CNN. Model ini mengenali karakteristik serta mengklasifikasikan irama jantung.
Klasifikasi terdiri atas lima kategori gangguan irama. Kategori tersebut mencakup non-aritmia, bradikardia, hingga takikardia.
Pengembangan dilakukan oleh mahasiswa lintas bidang dari Undip. Kolaborasi mencakup aspek perangkat keras dan klinis.
Prototipe telah diuji coba di RSUP Dr Kariadi Semarang. Pengujian ini mengevaluasi kinerja awal sebelum penelitian.
Melalui PKM-KC 2026, Tim ECGRhythmia UNDIP berupaya mengembangkan teknologi kesehatan yang menggabungkan wearable technology, ECG reduced-lead, artificial intelligence, dan sistem pemantauan digital. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses terhadap skrining gangguan irama jantung. (Muhammad Fikri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....