Lomba Weh-wehan Sajikan Makanan Tradisional Masa Kini

  • 22 Agt 2026 15:50 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Lomba makanan tradisi Weh-wehan di Kaliwungu Kendal ternyata banyak yang memunculkan jenis makanan tradisional yang lebih menarik. Para peserta rata-rata menyajikan makanan tradisional yang sudah diinovasi, sehingga lebih menarik dan mengundang rasa ingin mencicipi.

Ada makanan sumpil yang dicampur dengan jagung, sehingga rasanya lebih nikmat. Makanan sumpil merupakan salah satu makanan tradisional khas Kaliwungu yang terbuka dari beras yang dibungkus daun bambu berbentuk segitiga.

Jajanan klepon yang biasanya isi gula jawa, namun peserta membuat klepon dengan varian keju lumer dan isi coklat, warna pink dan ungu. Ada juga klepon yang diinovasi seperti makanan ala internasional.

Unisa, peserta dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Sawahjati Kaliwungu membuat olahan ketan, yaitu rainbow fla vanilla dan ketan srikaya dengan pewarna makanan bunga telang. Jajanan ketan ini, perkembangan dari makanan tradisional yang diinovasi menjadi rainbow sehingga warnanya menjadi menarik. "Klepon dibuat tiga varian, agar jajanan tradisional ini disenangi banyak orang," ujarnya.

Sementara itu, Muna dari Grup Nasid dan Rebana Annajah Entertainment Kaliwungu membuat klepon lumer Annaja. Istimewanya, klepon ini dibuat tiga varian, yaitu rasa gula jawa, rasa keju dan rasa coklat dengan warna hijau, ungu dan pink. "Harapannya dengan isi varian keju dan coklat, anak-anak masa kini banyak suka," harapnya.

Tradisi Weh-wehan yaitu saling berbagi makanan sesama warga merupakan tradisi turun-temurun di Kaliwungu Kendal untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi Weh-wehan dilakukan sore hari tiap tanggal 11 Robiul Awal atau satu hari sebelum tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW. (FR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....