Mahasiswa KKN-R TIM II UNDIP Olah Limbah Jagung Menjadi Silase

  • 14 Agt 2026 20:41 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Mahasiswa KKN-R Tim II Desa Ngasinan Universitas Diponegoro menggelar edukasi pembuatan silase di Pendopo Balai Desa Ngasinan, Selasa (28/7). Kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan limbah panen jagung sebagai pakan ternak berkelanjutan.

Kegiatan diikuti peternak milenial Desa Ngasinan sebagai sasaran utama program. Edukasi tersebut dilaksanakan melalui penyampaian materi dan demonstrasi pembuatan silase secara langsung.

Program berawal dari potensi pertanian Desa Ngasinan yang menghasilkan limbah jagung cukup melimpah. Batang, daun, dan bonggol jagung masih sering dibuang atau dibakar di sekitar lahan.

Kondisi tersebut menyebabkan limbah pertanian belum memberikan nilai guna bagi masyarakat. Pemanfaatan limbah menjadi silase menjadi alternatif untuk mengurangi limbah sekaligus menyediakan pakan ternak.

Mahasiswa KKN-R menjelaskan tahapan pengolahan limbah jagung menjadi silase kepada peserta. Proses tersebut dilakukan melalui pencacahan bahan, pencampuran bahan, kemudian fermentasi dalam kondisi tertutup.

Silase merupakan pakan hasil fermentasi yang dapat disimpan dalam waktu relatif lama. Pengolahan tersebut diharapkan membantu peternak menghadapi keterbatasan hijauan pakan saat musim kemarau.

Sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program, mahasiswa KKN UNDIP menyerahkan alat pencacah limbah pertanian kepada BUMDes Ngasinan. Penyerahan tersebut diterima Direktur BUMDes, Bapak Giyatno, dan disaksikan Kepala Desa Ngasinan, Bapak Purwadi, S.E.

Alat tersebut dapat digunakan BUMDes untuk membantu proses pencacahan limbah jagung sebagai bahan pembuatan silase. Hasil pengolahan kemudian dapat dimanfaatkan sebagai pakan bagi ternak masyarakat Desa Ngasinan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-R Tim II berharap masyarakat mampu mengelola limbah pertanian secara mandiri. Pemanfaatan limbah juga diharapkan mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung produktivitas peternakan secara berkelanjutan. (Marsha Vanya)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....