DPD PSI Kota Semarang Miliki Kepengurusan Baru, Melly Pangestu Tetap Jadi Ketua
- 06 Agt 2026 08:59 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Melly Pangestu kembali dipercaya memimpin DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang setelah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) terbaru DPP PSI. Penunjukan tersebut sekaligus menetapkan susunan kepengurusan baru sebagai persiapan memperkuat organisasi menghadapi verifikasi partai menuju Pemilu 2029.
Penetapan itu tertuang dalam SK Nomor 355/SK/DPP/2026 yang mencabut SK Nomor 096/SK/DPP/2026. Kepengurusan baru DPD PSI Kota Semarang terdiri atas sembilan pengurus inti, dengan Melly Pangestu sebagai ketua, Aisyah Firdausa sebagai wakil ketua, Ivana Haryono sebagai sekretaris, dan Imantaka Muncar Aristamatin sebagai bendahara.
Melly mengatakan kepengurusan baru telah disahkan oleh DPP PSI dan mendapat dukungan dari seluruh ketua DPC PSI se-Kota Semarang. Menurutnya, proses pembentukan kepengurusan telah berjalan sesuai mekanisme organisasi.
"Hari ini kami merilis SK terbaru DPD PSI Kota Semarang. Kepengurusan ini berjumlah sembilan orang dan juga dihadiri 16 ketua DPC PSI Kota Semarang," katanya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, seluruh calon pengurus diwajibkan menyerahkan dokumen dan riwayat hidup sebelum diproses oleh DPP. Setelah melalui pembahasan bersama DPW PSI Jawa Tengah, DPP kemudian menetapkan susunan kepengurusan yang baru.
"Semua proses berjalan sesuai AD/ART. Kami mengirimkan dokumen yang diminta DPP, kemudian DPP mempertimbangkan bersama DPW hingga akhirnya menerbitkan SK," ujarnya.
Menurut Melly, surat keputusan tersebut sebenarnya telah ditandatangani Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama Sekretaris Jenderal pada 28 Juli 2026. Namun, dokumen resmi baru diterima oleh DPD PSI Kota Semarang beberapa hari kemudian.
"SK ini sudah ditandatangani sejak 28 Juli oleh Ketua Umum dan Sekjen. Hari ini baru kami terima secara resmi," ungkapnya.
Melly menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya merupakan struktur yang sah karena ditetapkan langsung oleh DPP PSI. Ia juga menyebut tidak ada pengurus lama yang masuk dalam kepengurusan baru.
Ia mengatakan, hal tersebut dipandang sebagai dinamika yang lazim terjadi dalam sebuah partai politik. "Ini adalah kepengurusan yang sah karena seluruh SK diterbitkan oleh DPP dan ditandatangani Ketua Umum serta Sekretaris Jenderal," ucapnya.
Ke depan, DPD PSI Kota Semarang akan memfokuskan langkah pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting. Langkah tersebut dilakukan untuk mempersiapkan proses verifikasi partai politik sekaligus memperkuat konsolidasi internal menjelang Pemilu 2029.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....