Tumbler Sudah Jadi Kebiasaan di Kalangan Masyarakat

  • 01 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Penggunaan tumbler kini semakin sering terlihat di kampus, kantor, hingga kafe. Awalnya muncul sebagai tren, kebiasaan membawa botol minum sendiri perlahan berubah menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang.

Selain fungsional, tumbler juga berkembang menjadi bagian dari gaya personal. Desain yang beragam membuatnya mudah disesuaikan dengan fashion, sekaligus mencerminkan identitas pengguna seperti minimalis, sporty, atau playful.

Di sisi lain, penggunaan tumbler berkaitan erat dengan gerakan zero waste. Kebiasaan membawa tumbler membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dan mendorong kebiasaan isi ulang air dibanding membeli minuman kemasan.

Penggunaan tumbler juga dinilai lebih hemat dalam jangka panjang. Dengan membawa air sendiri, seseorang dapat mengurangi pengeluaran harian untuk minuman, terutama karena banyak tempat kini menyediakan fasilitas isi ulang air.

Kebiasaan ini turut mendorong pola minum yang lebih teratur. Seorang mahasiswa, Fildzah, mengatakan, “Semenjak bawa tumbler, jadi lebih ingat minum dan nggak sering beli minuman manis di luar.”

Meski demikian, penggunaan tumbler tetap memerlukan perhatian pada aspek kebersihan. Tumbler yang jarang dicuci dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, sehingga penting memilih bahan yang aman dan tidak menyimpan minuman terlalu lama.

Di balik manfaatnya, penggunaan tumbler juga memiliki tantangan tersendiri. Kebiasaan ini membutuhkan konsistensi, mulai dari mengingat untuk membawa hingga menjaga kebersihannya, serta belum meratanya fasilitas isi ulang di semua tempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....