BPS Kendal Lakukan Sensus Ekonomi Serentak di KIK

  • 23 Jun 2026 18:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal melakukan Sensus Ekonomi 2026 bagi para pelaku usaha dan tenant di Kawasan Industri Kendal (KIK), Selasa 23 Juni 2026. Pelaksanaan SE di KIK dilakukan bersama pengelola KIK, Administrator KEK Kendal, dan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka)).

Kegiatan ini dikemas dalam Ngisi Bareng (NGIBAR) dan Ngisi dengan Pendampingan (NGIDAM) Sensus Ekonomi 2026. Lokasi kegiatannya di Aula Polifurneka, Jalan Wanamarta Raya No. 20, Kawasan Industri Kendal, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan tenant.

Mayoritas undangan hadir dan mengikuti proses pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 secara mandiri melalui metode Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI). CAWI merupakan metode pengumpulan data secara swacacah, yaitu responden mengisi kuesioner sensus melalui tautan resmi yang disediakan BPS.

Metode ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menyampaikan data usahanya secara cepat, aman, dan efisien. Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh tenant dalam pengisian Sensus Ekonomi 2026.

Data yang diberikan oleh para pelaku usaha akan menjadi fondasi penting dalam menggambarkan potret perekonomian Kabupaten Kendal secara utuh dan akurat. Partisipasi aktif para tenant sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan.

"Data yang lengkap dan benar akan mampu menampilkan wajah ekonomi Kendal yang sesungguhnya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kendal, Ade Sandi mengatakan, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS. Namun juga memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan pelaku usaha.

Ia berharap seluruh tenant dapat mengisi kuesioner dengan benar, jujur, lengkap, serta memastikan pengisian dilakukan hingga tahap submit tanpa galat sehingga data benar-benar tercatat dalam sistem. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci sukses kegiatan ini.

"Kami berharap seluruh tenant dapat menyelesaikan pengisian hingga submit, sehingga data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan ekonomi Kendal maupun Indonesia,” ujarnya.

Hingga akhir acara, lebih dari 50 persen perusahaan yang hadir telah berhasil menyelesaikan pengisian dan melakukan submit kuesioner Sensus Ekonomi 2026. Secara bertahap, BPS Kabupaten Kendal menargetkan seluruh perusahaan yang berada di kawasan industri dapat mencapai tingkat submit hingga 100 persen sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan NGIBAR dan NGIDAM. (FR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....