Kenapa Anabul Tidur Sepanjang Hari? Ini Penjelasannya
- 26 Mei 2026 16:00 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Kalau kamu punya anabul di rumah, pasti pernah kepikiran, “Ini makhluk hidup apa hiasan? Kok tidurnya lama banget.” Bangun sebentar, pindah tempat, lalu tidur lagi. Tapi tenang, kebiasaan ini sebenarnya wajar banget.
Anabul memang punya jam tidur yang jauh lebih panjang dibanding manusia. Terutama kucing, mereka bisa tidur lebih dari setengah hari. Bukan karena malas, tapi karena tubuh mereka memang dirancang untuk istirahat lebih lama.
| Baca juga: Apa itu Doom Scrolling? |
Tidur jadi cara anabul mengumpulkan energi. Meski sekarang hidupnya santai di rumah, naluri alaminya tetap ada. Jadi saat mereka bangun, energinya bisa langsung dipakai buat main, lompat, atau lari-larian tanpa aba-aba.
Lingkungan yang nyaman juga bikin anabul makin doyan tidur. Rumah yang tenang, perut kenyang, dan ada pemilik yang perhatian bikin mereka merasa aman. Posisi tidur menyamping atau selonjoran sering jadi tanda kalau anabul benar-benar rileks.
| Baca juga: Manfaat Micro-Napping atau Tidur Ayam |
Selain itu, usia juga berpengaruh. Anak anabul butuh banyak tidur buat tumbuh, sementara anabul yang sudah dewasa atau senior butuh istirahat ekstra biar badannya tetap kuat.
Walau begitu, tidur lama tetap perlu diperhatikan. Kalau anabul terlihat lesu, jarang makan, atau nggak seaktif biasanya saat bangun, itu bisa jadi sinyal ada yang nggak beres.
Jadi, selama anabul kamu masih lahap makan, responsif, dan aktif di waktu bangunnya, kebiasaan tidur panjang nggak perlu dikhawatirkan. Anggap saja mereka sedang menikmati hidup—tidur nyenyak tanpa mikirin deadline. (Maheswara)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....