Latihan Sispamkota, Polres Rembang Libatkan 642 Personel Gabungan
- 23 Apr 2026 21:25 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Rembang- Polres Rembang menggelar latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dengan simulasi pengamanan di Kantor Bupati Rembang, Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini melibatkan 642 personel gabungan lintas instansi sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Rembang, AKBP M. Faisal Pratama selaku Komandan Apel, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antarinstansi agar semakin solid dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. “Gunanya untuk berlatih menanggulangi eskalasi peningkatan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.
Dalam latihan ini, Polres Rembang melibatkan berbagai unsur. Di antaranya tim negosiator, Dalmas awal dan lanjutan, tim pengurai massa, penegakan hukum, tim escape, tim kesehatan, serta dukungan dari Kodim 0720/Rembang, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Ketua Pelaksana Sispamkota, Kompol Bambang Sugito, menjelaskan latihan lapangan ini digelar untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas yang berpotensi berkembang menjadi situasi kontinjensi. “Latihan ini untuk memberikan gambaran kepada pimpinan tentang pelaksanaan tugas dan hasil yang telah dicapai,” ungkapnya.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan secara lengkap tahapan penanganan aksi unjuk rasa, mulai dari situasi kondusif hingga meningkat menjadi kerusuhan. Skenario diawali dengan kondisi kota yang aman, kemudian dilanjutkan dengan kedatangan massa aksi yang menyampaikan aspirasi secara tertib.
Aparat kepolisian pada tahap awal melakukan pengamanan secara persuasif dengan menempatkan personel di titik strategis serta melakukan pengawalan terbuka. Namun, situasi berangsur meningkat seiring bertambahnya jumlah massa.
Personel Dalmas kemudian membentuk formasi berlapis untuk mengantisipasi pergerakan massa. Sementara tim negosiator berupaya menjaga situasi tetap kondusif melalui komunikasi dengan koordinator aksi.
Memasuki tahap eskalasi, suasana digambarkan semakin memanas. Dalam simulasi, sebagian massa bertindak anarkis dengan melakukan dorongan, pelemparan benda, hingga mencoba menerobos barikade petugas.
Menanggapi kondisi tersebut, aparat meningkatkan pengamanan dengan menurunkan Dalmas lanjutan lengkap dengan perlengkapan pengendalian massa. Tindakan tegas dan terukur pun dilakukan, mulai dari mendorong massa mundur hingga penggunaan kendaraan taktis untuk membubarkan kerumunan.
Simulasi juga menampilkan penindakan terhadap pelaku anarkis serta evakuasi korban luka oleh tim medis yang telah disiagakan. Seluruh rangkaian latihan berlangsung dinamis dan mencerminkan tahapan pengamanan sesuai prosedur, mulai dari pendekatan humanis hingga tindakan represif sebagai langkah terakhir dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Rembang. (Mif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....