Rayakan HUT, Rotary Semarang Bakal Tampilkan Ketoprak Unik bareng RRI Semarang
- 27 Mar 2026 15:53 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang — Rotary Club Semarang Kunthi akan menghadirkan pagelaran ketoprak yang tak biasa dalam perayaan HUT ke-35. Dalam pagelaran tersebut, Rotary bakal melibatkan para anggotanya dari berbagai latar profesi sebagai pemain di panggung Auditorium RRI Semarang, Minggu, 29 Maret 2026 malam.
Pertunjukan bertajuk “Damar Wulan Jumeneng Ratu” ini digelar bekerja sama dengan RRI Semarang. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya melestarikan budaya Jawa.
Ketua Panitia, Sri Elyani, mengatakan pagelaran tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun organisasi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kelestarian seni tradisional, khususnya ketoprak. Menariknya, pementasan ini melibatkan anggota Rotary yang turut ambil peran sebagai pemain di atas panggung.
Menurutnya, keterlibatan berbagai profesi dalam pertunjukan ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab seniman, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, para anggota didampingi oleh sutradara dan seniman ketoprak agar kualitas pertunjukan tetap terjaga.
“Dalam ulang tahun ke-35 ini ada tiga tujuan. Merayakan hari jadi, nguri-uri kebudayaan Jawa, serta menggalang dana untuk program kemanusiaan Rotary,” ujar Sri Elyani.
Presiden Rotary Club Semarang Kunthi, Irianti Pujiastuti, menambahkan, pagelaran ini menjadi inovasi dalam merayakan ulang tahun organisasi. Selain menghadirkan hiburan, cerita yang diangkat juga sarat pesan edukasi dan kepemimpinan.
Proses persiapan pagelaran tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama dalam menyesuaikan jadwal latihan para pemain yang memiliki kesibukan masing-masing. Namun, semangat para anggota, termasuk yang berusia senior, menjadi kunci terselenggaranya pertunjukan ini.
Sutradara pagelaran, Ali Marzuki, mengapresiasi keterlibatan anggota Rotary dalam pementasan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas profesi menjadi bukti bahwa kesenian dapat dirawat bersama.
“Ini membahagiakan bagi kami sebagai seniman, karena ternyata banyak dari berbagai profesi yang tertarik pada ketoprak. Artinya, kesenian bukan hanya tanggung jawab seniman, tetapi semua pihak,” ujarnya.
Selain sebagai perayaan dan pelestarian budaya, kegiatan ini juga bertujuan menggalang dana untuk program kemanusiaan Rotary Club Semarang Kunthi. Diharapkan, pagelaran ini dapat menginspirasi masyarakat untuk kembali mencintai dan menjaga keberlangsungan seni budaya tradisional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....