Anggota MPR Tekankan Pentingnya Jati Diri Bangsa dalam Industri Pariwisata

  • 11 Mar 2026 09:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Pekalongan – Anggota MPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, menekankan pentingnya penguatan pemahaman nilai-nilai kebangsaan bagi para pelaku usaha pariwisata. Hal ini bertujuan agar pengembangan sektor pariwisata di daerah tetap berjalan di atas fondasi identitas nasional yang kokoh.

Langkah ini diwujudkan melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang menyasar pelaku industri pariwisata di wilayah Kabupaten Pemalang. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Hotel Grand Wijaya, Kabupaten Pemalang, pada Rabu 11 Maret 2026

Dalam paparannya, Yoyok Riyo Sudibyo menyatakan, menjaga jati diri bangsa Indonesia adalah hal mutlak di tengah upaya memajukan sektor pariwisata. Untuk itu aspek ekonomi tidak boleh mengesampingkan nilai luhur budaya yang dimiliki bangsa.

Ia mencontohkan keberhasilan pariwisata di Bali yang tetap mempertahankan kekuatan budaya lokal sebagai daya tarik utama bagi wisatawan. Menurutnya, justru dengan menonjolkan identitas budaya itulah wisatawan tertarik untuk datang dan mengenal Indonesia lebih dekat.

“Identitas sebagai bangsa Indonesia tidak boleh luntur hanya demi mengejar devisa pariwisata. Justru kekuatan budaya kita adalah daya tarik utama, seperti yang terlihat di Bali,” ujarnya

Sementara itu, Peserta sosialisasi, Manager Pemasaran Hotel Regina, Dwi Susanto menyampaikan, Pelaku industri pariwisata di Pemalang berharap agar pemerintah memberikan dukungan nyata bagi pengembangan sektor pariwisata di daerah. Mereka menilai dukungan tersebut diperlukan agar industri pariwisata di Kabupaten Pemalang dapat berkembang secara optimal, sekaligus tetap berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Dukungan dari Pemerintah Daerah untuk sektor pariwisata di Kabupaten Pemalang sejauh ini belum terasa, kami berharap ada upaya Pemda untuk turut mendongkrak pertumbuhan pariwisata daerah," jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan pelaku pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan serta kelestarian budaya lokal sebagai identitas bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....