Ketahanan Sosial Pasca Bencana Perlu Diperkuat di Beberapa Aspek
- 25 Feb 2026 08:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Ketahanan sosial masyarakat menjadi satu aspek penting, dalam penanganan dan pemulihan pasca bencana. Pelaksanaan yang sudah berjalan dengan baik, perlu diperkuat pada aspek infrastruktur dan komunitas sosial untuk menjaga ketahanan sosial pasca bencana.
Haslan Okta Sanjaya yang merupakan Mahasiswa Sosiologi Antropologi UNNES menyebut, ketahanan sosial tidak sekadar tentang bertahan hidup. Namun menurutnya ini menjadi kemampuan masyarakat untuk bisa melakukan recovery, pasca terjadinya suatu bencana.
“Mungkin ada beberapa pemikiran orang yang menilai, ini sudah efisien atau nggak efisien ketahanan sosialnya. Karena berbagai daerah itu ada kurangnya informasi, kurangnya sosialisasi terhadap ketahanan sosial itu sendiri,” ujarnya dalam program SPADA PRO 2 Semarang, Rabu (18/2/2026).
Ia mencontohkan beberapa daerah yang sempat dilanda bencana, seperti Aceh hingga Palu yang sempat dilanda gempa bumi. Menurut Haslan sejumlah daerah tersebut sudah menerapkan ketahanan sosial dengan baik, sehingga urgensinya dirasa cukup penting untuk diterapkan.
“Karena ketahanan sosial tidak selalu bergantung dari aspek manusianya sendiri, itu bisa dari infrastruktur yang ada. Kayak kalau dari beberapa bencana yang ada banjir itu harus ada tanggul, atau mungkin yang gempa harus ada bangunan yang tahan gempa,” sebut Haslan.
Selain pada aspek infrastruktur, Haslan juga menyebut pentingnya respon dari komunitas sosial seperti RT dan RW. Hal ini cukup penting dalam hal pendataan penduduk, sehingga bisa mendahulukan masyarakat yang membutuhkan pertolongan dan bantuan agar cepat tertangani.
“Sebenarnya kalau dibilang sudah paham, kita sebagai masyarakat kadang kurang peduli. Dari pemerintah mungkin udah ngasih tahu di berbagai tempat rawan bencana seperti banjir, tapi kita kadang acuh tak acuh,” imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....