Puluhan Tahun Menyalur, Sutarto Kini Nikmati Listrik Sendiri

  • 11 Feb 2026 05:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Puluhan tahun menyalur listrik dari rumah orang tuanya, Sutarto akhirnya menikmati listrik sendiri. Rumahnya di perbukitan Gedangsari kini tak lagi remang saat malam tiba.

Warga Dusun Rejosari RT 23/05, Kelurahan Serut itu menerima bantuan sambung listrik gratis 900 VA. Bantuan diberikan melalui program Light Up The Dream PLN UP3 Yogyakarta, Jumat 6 Februari 2026.

Sutarto menjadi satu dari empat warga Kelurahan Serut yang menerima program tersebut. Kini mereka merasakan kemudahan akses listrik yang selama ini diimpikan.

Sejak 1997, Sutarto dan keluarganya hidup dengan keterbatasan daya listrik. Berbagai aktivitas malam hari tak berjalan optimal akibat kondisi tersebut.

Anak-anaknya kerap belajar dengan penerangan seadanya di rumah sederhana mereka. Aktivitas rumah tangga pun harus disesuaikan dengan keterbatasan daya yang tersedia.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, sekarang rumah sudah punya listrik sendiri. Dahulu harus nyalur dari rumah orang tua, rasanya sungkan dan terbatas,” ujar Sutarto melalui siaran pers PLN, Selasa, 10 Februari 2026.

Sutarto tinggal bersama istri dan tiga anaknya di rumah sederhana kawasan perbukitan Gunungkidul. Ia pernah bekerja sebagai tukang bangunan di Malaysia, sementara istrinya berjualan jajanan di dusun.

Program LUTD merupakan wujud kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat kurang mampu. Sepanjang Januari hingga awal Februari 2026, PLN UP3 Yogyakarta menyalurkan 11 bantuan di DIY.

Pada tahun 2025, sebanyak 127 keluarga telah menerima manfaat serupa. Program sosial ini diinisiasi pegawai PLN melalui iuran sukarela sejak 2020.

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan program tersebut dijalankan setiap tahun di seluruh Indonesia.

“Melalui LUTD, pegawai PLN ingin menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang untuk pendidikan, ekonomi, dan kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Bramantyo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....