Mengenal Avoidant Attachment, Ketika Kedekatan Menjadi Ketakutan
- 30 Jan 2026 14:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang: Ketika menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki avoidant attachment, sebuah kedekatan intim justru membuat mereka cenderung “takut”. Pengalaman di masa lalu hingga pola asuh, menjadi pembentuk gaya keterikatan tersebut dalam hubungan ketika mereka dewasa.
Kata avoidant sendiri merujuk pada gaya keterikatan yang menghindari kedekatan intim, sehingga memberi jarak secara fisik atau emosional. Mereka cenderung merasa bahwa kedekatan yang muncul dalam hubungan, justru membuat mereka tidak nyaman atau terancam.
| Baca juga: 3 Tips Aktivitas Liburan Edukatif di Rumah |
Terbentuknya sikap ini bisa muncul karena banyak hal, semisal pola asuh yang membuat seseorang dituntut untuk mandiri dan tidak bergantung. Kemudian pengalaman traumatis seperti pengkhianatan atau perundungan, hingga kepribadian bawaan juga membentuk attachment style tersebut.
Hal tersebut membuat seseorang menghindari komitmen, terutama dalam berhubungan dengan seseorang sehingga justru memberi jarak aman. Seorang avoidant juga membentuk dirinya untuk tidak tergantung dengan orang lain, dan menjadi sangat mandiri sebagai mekanisme pertahanan dirinya.
| Baca juga: Cuan Pupuk Organik Petani Milenial |
Beberapa sikap yang sering muncul antara lain, ketika seseorang bisa tiba-tiba menarik diri disaat sebuah hubungan menjadi semakin dekat. Selain itu, avoidant juga cenderung menghindari membahas sebuah masalah, dan menjadi terlihat sangat cuek karena kesulitan mengekspresikan perasaannya.
Ketika menghadapi seorang avoidant, hal yang bisa dilakukan adalah memastikan mereka memiliki ruang yang cukup aman. Menggunakan komunikasi yang jelas dan tidak menekan, bentuk ruang aman bagi pasangan untuk bisa mengekspresikan perasaan tanpa merasa terancam.
Selain itu, perlunya kita menyadari bahwa hal tersebut sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan diri mereka. Sebaliknya kita dapat berfokus dengan membentuk diri menjadi lebih aman atau secure, sehingga tidak terlalu terpengaruh dengan gaya avoidant yang dimiliki pasangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....