HUT RI, Gotong Royong dan Kerukunan Jadi Kekuatan Warga Tlogomulyo Semarang

  • 24 Agt 2026 10:30 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID Semarang - Semangat gotong royong, kerukunan, dan keharmonisan warga RW 08 Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan bermasyarakat di tengah perubahan kondisi sosial saat ini. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan warga dalam berbagai kegiatan bersama, termasuk pentas seni dan perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu, 23 Agustus 2026.

Lurah Tlogomulyo, Puryono mengatakan kegiatan warga RW 08 menunjukkan masih kuatnya nilai kebersamaan dan persatuan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, semangat tersebut perlu terus dijaga dan dikembangkan agar tidak hilang di tengah perubahan zaman.

“Dalam acara ini warga RW 08 Tlogomulyo betul-betul menunjukkan jati diri bangsa Indonesia. Dengan menerima perubahan atas kondisi saat ini dan merajut kembali hal baik yang sempat hilang,” kata Puryono.

Menurut Puryono, semangat persatuan dan kesatuan juga terlihat dalam berbagai perlombaan yang melibatkan warga tanpa memandang suku, etnis, maupun agama. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kerukunan sekaligus mencegah masyarakat mudah terprovokasi informasi yang menyesatkan dan berpotensi memecah belah.

“Semangat persatuan dan kesatuan adalah kunci utama bagi bangsa Indonesia untuk menjaga keutuhan, merawat keberagaman suku dan budaya. Tanpa persatuan, bangsa yang majemuk ini akan mudah dipecah belah. Karena kemerdekaan kita raih dengan perjuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW 08 Tlogomulyo, Kahono, mengajak warga memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Selain menjaga kebersihan, warga didorong mengembangkan urban farming yang dinilai dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.

Ketua Panitia, Legowo, mengatakan hadiah perlombaan warga diarahkan dalam bentuk barang konsumsi atau sembako, bukan barang elektronik. Menurutnya, pilihan tersebut sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Pentas seni yang menjadi bagian dari kegiatan warga juga diisi dengan kesenian tradisional yang diwariskan masyarakat. Legowo berharap keberadaan kesenian tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya menguri-uri budaya bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan warga RW 08 Tlogomulyo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....