UPT BPOM Grobogan dan RRI Sinergi Keamanan Obat dan Pangan

  • 13 Jul 2026 19:00 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Kepala loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Grobogan Ronald Hatoguan Manik, Senin 13 Juli 2026 audiensi ke RRI Semarang, untuk memperkuat sinergi publikasi dan edukasi masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi dalam penyebarluasan informasi soal keamanan obat, pangan, kosmetik, dan produk kesehatan.

"Kunjungan ini setelah terbentuknya UPT BPOM di Grobogan sebagai bagian dari penguatan pengawasan obat dan makanan hingga tingkat daerah. Kehadiran UPT POM diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan perlindungan dari produk yang tidak memenuhi ketentuan," kata Ronald

Dalam audiensi, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama melalui berbagai platform siaran RRI, mulai dari dialog interaktif, berita, feature, hingga konten digital. Kolaborasi tersebut diarahkan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, mudah dipahami, dan bermanfaat.

Kepala RRI Semarang Bambang Dwiana menyambut kolaborasi untuk mendukung penyebarluasan informasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. "RRI siap menjadi mitra strategis dalam mengedukasi publik mengenai pentingnya memilih produk obat dan pangan yang aman," kata Bambang

Dikatakan edukasi menjadi penting agar masyarakat memperoleh informasi benar dari sumber yang kompeten. "Melalui dukungan media publik, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas semakin meningkat," katanya

Keberadaan UPT BPOM di Grobogan juga diharapkan dapat mempercepat layanan kepada pelaku UMKM dalam memenuhi standar keamanan produk sehingga mampu meningkatkan daya saing. Selain itu, pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat akan membuat penanganan berbagai persoalan di bidang obat dan makanan menjadi lebih efektif.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan. Sinergi antara UPT BPOM Grobogan dan RRI Semarang diharapkan mampu memperkuat literasi masyarakat serta mendukung terciptanya produk obat dan pangan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....